Senin, 26 Agu 2019
  • Home
  • Pojok
  • Kekerasan Seksual Terhadap Anak Semakin Tinggi

Kekerasan Seksual Terhadap Anak Semakin Tinggi

Oleh: marsot
Sabtu, 17 Mar 2018 08:35
BAGIKAN:
istimewa.
kekeran seksual.
CIANJUR (EKSPOSnews): Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka kekerasan terhadap anak dan kekerasan seksual lebih tinggi dibandingkan pada perempuan dewasa.

"Ini menjadi perhatian bersama untuk menekan kekerasan terhadap anak khususnya di wilayah Cianjur," kata Kepala Bidang Advokasi dan Penanganan Perkara P2TP2A Cianjur, Lidya Indayani Umar di Cianjur, Jumat 16 Maret 2018.

Dia merincikan, kasus yang tercatat di P2TP2A selama 2017, yaitu 31 kasus perdagangan orang, 30 kasus persetubuhan, dua kasus pencabulan dan dua kasus sodomi, sedangkan pada 2018, baru tercatat satu kasus pencabulan dan satu kasus persetubuhan serta kasus sodomi.

"Sementara kasus yang melibatkan perempuan dewasa baru ada tiga laporan kekerasan selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Untuk menekan angka tersebut, kami tengah mengupayakan adanya kesetaraan gender pada kaum perempuan," katanya.

Namun di sisi lain perlindungan terhadap anak dinilai lebih diperlukan karena generasi saat ini ketika dirusak dengan kekerasan, maka di masa depan akan terus dibayangi trauma peristiwa yang dialami saat kecil.

"Trauma akan menjadi penghambat SDM, sehingga perlu ada perlindungan terhadap anak agar tidak menjadi korban perdagangan, kekerasan seksual, apalagi sebagai korban sodomi," katanya.

Dia menambahkan, penghargaan tingkat Jawa Barat yang diperoleh P2TP2A Cianjur, sebagai P2TP2A Maju atau tetap berada di klaster A, menjadi pendorong untuk terus menekan angka kekerasan dan perdagangan orang terhadap anak serta perempuan.

"Setelah berhasil diakui dan mendapat penghargaan, kami semakin termotivasi. Terutama untuk menjalankan dan menemukan program inovatif ke depan untuk penanggulangan masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Memantau Talenta Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Praktisi pendidikan dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) Edy Suandi Hamid mengatakan guru bisa menjadi orang pertama dalam pemantauan talenta anak."Manajemen talenta

  • 2 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

    SAMPANG (EKSPOSnews): Aparat Polres Sampang, Jawa Timur menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan saudaranya sendiri, hingga menyebabkan korban hamil.Menurut Kapolres Sampan

  • 2 bulan lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Boyolali

    BOYOLALI (EKSPOSnews): Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak bawah umur dengan menangkap dua pelakunya di Dukuh Mranggen RT 07 RW 02 Desa Jenengan Kecamatan Sawit Boyolali.Menurut

  • 2 bulan lalu

    Pasangan Suami Isteri Pertontonkan Adegan Asusila kepada Anak-Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta polisi menindak tegas pasangan suami istri yang mempertontonkan adegan asusila kepada anak-anak di Kota Tasikmalay

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99