Kamis, 21 Mar 2019
  • Home
  • Pojok
  • Kekerasan Seksual Lebih Banyak Dilakukan Guru Olah Raga?

Kekerasan Seksual Lebih Banyak Dilakukan Guru Olah Raga?

Oleh: alex
Senin, 19 Mar 2018 16:40
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan seksual.
JAKARTA (EKSPOSnews): Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan kebanyakan kasus kekerasan seksual oleh oknum guru, dilakukan oleh guru mata pelajaran olahraga.

"Pada jenjang SMP dan SMA atau yang sederajat, pelaku kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru mata pelajaran, antara lain bahasa Indonesia, olahraga bahkan pendidikan agama," kata Retno, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin 19 Maret 2018.

Sedangkan pada jenjang SD, karena umumnya bukan guru mata pelajaran melainkan guru kelas, kekerasan seksual yang terjadi dilakukan oleh guru yang berstatus sebagai wali kelas.

Beberapa kasus bahkan membuat warga sekolah terkejut dan tidak menyangka karena pelaku dikenal baik dan dekat dengan murid.

"Kasus di Jombang, pelaku dikenal sebagai guru yang rajin mendampingi kegiatan kesiswaan, menjadi imam salat berjemaah dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya," katanya lagi.

Oknum guru pelaku kekerasan seksual biasanya memiliki beragam modus, seperti bujuk rayu dengan iming-iming diberi kesaktian dan pengobatan atau "rukiah".

"Murid dikatakan ada jin di tubuhnya dan oknum guru mengatakan bisa mengobati. Murid kemudian di suatu tempat, dikatakan jin itu ada bagian-bagian tubuh tertentu, sehingga murid diminta melepas pakaiannya. Saat itulah terjadi pencabulan," katanya pula.

Ada juga modus yang meminta murid membantu mengoreksi tugas, memasukkan nilai ke buku nilai bahkan berdalih memberikan sanksi tetapi dengan melakukan pencabulan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Harus Dihukum Berat

    KUPANG (EKSPOSnews): Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Veronika Ata mengatakan, aparat penegak hukum harus berani menjatuhkan hukuman berat bagi para pelaku kekerasan

  • satu bulan lalu

    Siapa Otak Dibelakang Penolakan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin mengatakan bahwa tidak ada penolakan dari masyarakat sejak awal pembuatan draf hingga DPR berkomitmen mengesahkan Rancangan Undang-U

  • 3 bulan lalu

    Kekerasan Seksual di Indonesia Melonjak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(KPPPA), Vennetia R Dannes, mengatakan, kekerasan seksual di Indonesia terhadap perempua

  • 3 bulan lalu

    RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Segera Disahkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo meminta agar Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) segera disahkan."Pada peringatan

  • 3 bulan lalu

    Mendorong Pengesahan RUU Menghapus Kekerasan Seksual

    SOLO (EKSPOSnews): Komisi Nasional Perempuan mendorong adanya perluasan aturan untuk mengatasi kekerasan seksual, salah satunya dengan mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99