Senin, 11 Des 2017
  • Home
  • Pojok
  • Kasus Penelantaran Anak, Rudi Bangun Harus Bertanggungjawab

Kasus Penelantaran Anak, Rudi Bangun Harus Bertanggungjawab

Oleh: Tawanli
Jumat, 11 Agu 2017 19:13
BAGIKAN:
Tawanli
Aksi unjuk rasa di DPRD Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Mantan Ketua DPRD Langkat Rudi Hartono Bangun didemo di Gedung DPRD Sumut karena diduga menelantarkan anak.

Rudi Bangun yang kini duduk sebagai anggota DPR RI didemo massa mengatasnamakan Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi Sumatera Utara (OMMBAK Sumut).

Massa mendesak Rudi Bangun bertanggungjawab soal nasib anak hasil pernikahan sirinya dengan seorang wanita berinisial Aya.

"Anak hasil nikah siri wajib dinafkahi bapaknya meskipun seandainya orangtua sudah pisah. Ini putusan Mahkamah Konstitusi. Tapi Rudi Bangun diduga menelantarkannya," tegas Kordinator OMMBAK Sumut, Fadly Ginting.

Massa menilai Rudi Bangun yang juga disebut-sebut sebagai bakal calon Bupati Langkat itu telah menciderai amanah rakyat.

"Kami tidak ingin Partai Demokrat diisi kader yang amoral karena diduga menelantarkan anak. Padahal di Demokrat ada Ibu Ani Yudhoyono yang juga pejuang hak anak dan perempuan," kata Fadly.

Fadly menyatakan pihaknya dan elemen masyarakat lain sudah pernah mengadukan hal itu ke Mahkamah Kehormatan DPR RI dan DPP Partai Demokrat.

"Untuk itu kami ingin juga mengadukannya ke Fraksi Demokrat di DPRD Sumut. Kami ingin bertemu Fraksi Demokrat untuk menyuarakan aspirasi kami," tegas Fadly.

Massa mendesak Partai Demokrat berani memecat Rudi Bangun dan memberhentikannya sebagai Anggota Fraksi Demokrat DPR RI.

"Tidak cuma menelantaran istrinya, Rudi Harton Bangun (RHB) juga pernah tersangkut dugaan korupsi perjalanan dinas DPRD Langkat. Kami mendesak segera pecat Rudi Bangun," tandas Fadly.

Setelah lama berorasi, tak satupun Anggota Fraksi Demokat DPRD Sumut yang menemui massa aksi. Petugas keamanan mengatakan seluruh anggota DPRD Sumut sedang melakukan kunjunan kerja.

Tak senang mendengar keterangan itu, massa aksi pun memaksa masuk ke seluruh ruangan fraksi.

Pantauan wartawan, massa menyerobot barikade yang dilakukan petugas keamanan dan memeriksa satu per satu ruangan anggota dewan.

Namun tak satupun ada wakil rakyat di sana.

"Ke mana saja anggota dewan ini? Kami kan sudah memberitahukan bahwa akan aksi, kenapa kami tidak ditanggapi," kata para pengunjuk rasa.

Massa pun akan menjadwal ulang aksi selanjutnya dan mendesak Fraksi Demokrat DPRD Sumut mendengar langsung aspirasi mereka.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99