Kamis, 21 Mar 2019
  • Home
  • Pojok
  • Kasus Pencabulan Oleh Guru di Jawa Timur

Kasus Pencabulan Oleh Guru di Jawa Timur

Oleh: marsot
Sabtu, 17 Mar 2018 17:01
BAGIKAN:
istimewa.
Korban cabul.
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mendalami dugaan kasus pencabulan yang diinformasikan dilakukan oleh seorang guru agama terhadap murid-muridnya di sebuah sekolah dasar (SD) kawasan Manukan Kulon, Surabaya, Jawa Timur.

Informasi yang berkembang, terdapat 12 orang siswa yang menjadi korbannya, namun diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak sekolah yang telah memecat guru agama pelakunya, berinisial MZ, yang berstatus guru tidak tetap (GTT), dan telah bekerja selama setahun di sekolah itu.

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Rudi Setiawan kepada wartawan di Surabaya, memastikan pihaknya akan mendalami informasi tersebut.

"Persoalannya sampai sekarang belum ada korban yang melapor," katanya, Sabtu 17 Maret 2018.

Mantan Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan ini menegaskan bahwa fungsi kepolisian adalah melakukan penegakan hukum.

"Kami akan dalami kebenaran dari informasi dugaan kasus pencabulan oleh seorang guru agama terhadap murid-muridnya ini," katanya.

Kendati diinformasikan telah diselesaikan secara kekeluargaan, Rudi menjelaskan, Polrestabes Surabaya akan mendalami apakah pihaknya tetap bisa memprosesnya secara hukum seandainya pihak keluarga korban tidak bersedia melapor.

"Kami perlu mendalami terlebih dulu apakah perkara ini masuk dalam delik aduan atau bukan," ujarnya.

Seandainya masuk dalam delik aduan, lanjut dia, Polrestabes Surabaya tentunya tidak berhak menangani untuk memproses secara hukum kasus pencabulan ini.

"Karena menurut perundangundangan, delik aduan dasar penanganan hukumnya harus ada pengaduan dari pihak korban. Makanya perlu kami dalami dulu deliknya," ucapnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Puluhan Ribu Guru Akan Pensiun

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan sebanyak 85.650 guru akan pensiun pada 2022."Puncaknya pada 2022, sebanyak 85.650 guru akan pensiun yang mana seba

  • 2 minggu lalu

    Gaji Guru Honorer Sangat Menyedihkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua X DPR RI Sutan Adil Hendra mengkritisi perhatian pemerintah terhadap tenaga honorer khususnya di sektor pendidikan, karena masih banyak hanya mendapatkan kesejahteraan sebe

  • 2 minggu lalu

    Guru Honorer K2 Jadi Prioritas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyebut guru honorer kategori dua (K2) mendapatkan prioritas khusus untuk mengikuti proses seleksi Pegawai Pemerin

  • 4 minggu lalu

    Pemerintah Tutup 243 perguruan tinggi swasta

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, mengatakan, pemerintah hingga saat ini telah menutup 243 perguruan tinggi swasta atau PTS di Tanah Air, karena diangg

  • 3 bulan lalu

    Oknum Guru Agama Nikahi Muridnya

    TANGERANG (EKSPOSnews): Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengecam seorang oknum guru agama di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Bs (38) yang menikahi muridnya N (17) tanpa se

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99