Sabtu, 22 Sep 2018

Kasus Pencabulan Anak di Karawang

Oleh: alex
Kamis, 05 Jul 2018 04:50
BAGIKAN:
istimewa.
Cabul.
KARAWANG (EKSPOSnews): Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang berlangsung sejak tahun 2016 dan menetapkan empat tersangka terkait dengan kasus tersebut.

"Tiga dari empat tersangka itu masih anak-anak di bawah usia 12 tahun. Satu tersangka lainnya usianya dibawah 18 tahun," kata Kapolres setempat AKBP Slamet Waloya ketika memaparkan pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Rabu  4 Juli 2018.

Ia mengatakan, tiga tersangka yang masih dibawah umur 12 tahun hingga kini tidak ditahan dan dikembalikan ke keluarganya. Sedangkan tersangka lainnya yang dibawah usia 18 tahun berinisial W kini ditahan di Mapolres Karawang.Kasus pencabulan anak dibawah umur itu sendiri terungkap setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban.Atas dasar laporan itu, dilakukan pemeriksaan saksi-saksi yang sebagian besar masih anak-anak. Alat bukti yang berhasil disita di antaranya pakaian dan petunjuk visum. "Kasus ini melibatkan anak-anak. Korban dan sejumlah pelaku adalah anak-anak. Jadi memerlukan waktu dalam proses pemeriksaan," katanya.

Ia mengatakan, dalam menangani kasus tersebut, pihak kepolisian tidak melakukan sendiri. Tetapi melibatkan pihak lain seperti Dinas Sosial, psikolog, dan lain-lain. Menurut dia, peristiwa pencabulan anak itu tidak dilakukan dalam satu waktu. Tetapi dilakukan dalam waktu dan tempat yang berbeda. Dari hasil pemeriksaan, pencabulan itu dilakukan selama tahun 2016-2017."Modusnya main kawin-kawinan. Sedangkan untuk tersangka lain berinisial W, melakukan modus bujuk rayu," kata dia.

Tersangka berinisial W itu sendiri tinggal di satu kampung dengan korban. Aksi pencabulan dilakukan selama kurun waktu 2016 sampai 2017. Tapi tidak dilakukan secara berurutan waktu aksi pencabulan terhadap korban berinisal L (6), warga Cilebar, Karawang."Pelaku melakukan pencabulan saat ibunya sedang tidak rumah. Sehingga pelaku membawa korban ke dalam kamarnya. Pelaku juga beberapa kali melakukan aksinya di luar rumah," kata dia.Aksi pencabulan itu sendiri diketahui pihak keluarga saat korban mengeluh kepada ibunya karena sakit di bagian kemaluannya. Di celana dalam korban juga diketahui terdapat bercak darah.

Selanjutnya, pihak keluarga korban curiga dan melapor ke pihak kepolisian setempat.Saat ini, korban yang mengalami trauma masih dilakukan pendampingan dari psikolog dan Dinas Sosial Karawang. Begitu juga dengan pelaku yang masih dibawah usia 12 tahun, dilakukan pendampingan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Polisi Tangkap 3 Pelaku Pencabulan Anak

    TANJUNG (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Tabalong, Kalimantan Selatan, menangkap tiga pelaku pencabulan anak di bawah umur masing-masing FS (20), MR(19) dan AP(16).Kapolres Tabalong AKBP Hardiono di Tan

  • 2 bulan lalu

    Polresta Pontianak Ringkus Pelaku Pencabulan Anak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Satreskrim Polresta Pontianak meringkus seorang buruh berinisial Ms (21) karena diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur."Saat ini tersangka Ms su

  • 2 bulan lalu

    Tersangka Pencabulan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

    TIMIKA (EKSPOSnews): Tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, berinisial MT (19) terancam dikenai pasal 82 ayat 1 tahun 2014 tentang Undang-undang Perlindun

  • 2 bulan lalu

    Polisi Amankan Pelaku Pencabulan Anak

    CIBINONG (EKSPOSnews): Polres Bogor, Jawa Barat, menangkap enam pelaku kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di Citeureup, Jumat 13 Juli 2018.Polisi juga menetapkan satu orang pelaku masuk dala

  • 10 bulan lalu

    Pencabulan Anak Bisa Dihukum Mati

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mengatakan Ruhendi (laki-laki, 32) yang mencabuli dua anak perempuan kandungnya, LA (16) dan LU (14), d

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99