Rabu, 22 Nov 2017
  • Home
  • Pojok
  • Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak di Dharmasraya Melonjak

Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak di Dharmasraya Melonjak

Oleh: Jallus
Sabtu, 01 Apr 2017 06:23
BAGIKAN:
istimewa
Cabul (ilustrasi).
PULAU PUNJUNG (EKSPOSnews): Kasus pelecehan seksual terhadap anak bawah umur di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat meningkat dengan empat kasus sepanjang Januari hingga Maret 2017, sementara tahun lalu hanya satu.

"Sedangkan laporan yang diterima unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tahun sebelumnya di periode yang sama hanya satu kasus," kata Kapolres Dharmasraya, AKBP Roedy Yoelianto melalui Kasat Reskrim AKP Ardhi Zul Hasbih Nasution di Pulau Punjung, Jumat 31 Maret 2017.

Ia mengatakan laporan kasus pelecehan itu terjadi di Nagari (Desa Adat) Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung dengan tersangka Enek (66) dan korban berinisial "Y" (6) Selanjutan di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung dengan korba berinisial "P" (16), dan Nagari Sungai Kilangan, Kecamatan Pulau Punjung korban berinisial "D" (10). Tersangka dua kasus masih dalam lidik.

"Laporan terbaru kasus pelecehan seksual terjadi di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, pada Kamis (30/3). Dengan tersangka Ismail (34) dan korban "N" (9)," ungkap dia.

Berdasarkan keterangan Ismail, ia menyebutkan tersangka nekat melakukan aksi pencabulan terhadap korban karena ingin melampiaskan nafsu.

Namun, menurut dia, bisa jadi pendorong kasus pelecehan seksual terhadap anak itu dipengaruhi penggunaan internet, tayangan televisi, dan film porno.

"Mereka dengan mudah mengakses situs dewasa, sehingga berdampak terhadap psikologi tersangka yang masih awam pengetahuan seksual," katanya lagi.

Sedangkan laporan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diterima unit PPP hingga Maret hanya dua kasus, kata dia. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama dengan enam kasus.

Ia berharap pemerintah setempat untuk membuat kebijakan yang berpihak kepada kaum perempuan dan anak untuk menekan kasus kekerasan.

"Sehingga ke depan akan semakin berkurang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," tuturnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Propram Dalami Kelalaian Petugas Polres Dharmasraya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kadivhumas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa saat ini tim dari Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar dikerahkan untuk menyelidiki adanya dugaan kelalaian pet

  • satu minggu lalu

    Jenazah Warga Jambi yang Menyerang Polres Dharmasraya Akan Dipulangkan

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Sumbar, Kombes Pol Danang Pamudji menyatakan kedua jenazaha pelaku penyerangan Mapolres Dharmasraya akan dijemput pihak keluarg

  • satu minggu lalu

    Polres Dharmasraya Terbakar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kebakaran terjadi di Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu, yang mengakibatkan seluruh bangunan utama hangus."Ya benar, terjadi kebakaran," kata Kepala Biro Penera

  • 3 bulan lalu

    Kekerasan Seks Terhadap Anak di Sukabumi Melonjak

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat dari Januari-Agustus 2017 sebanyak 26 anak di bawah umur menjadi korban

  • 4 bulan lalu

    Kasus Pelecehan Seks Berahir Damai

    KEPAHIANG (EKSPOSnews): Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap keluarga pasien oleh oknum petugas RSUD Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang terjadi 18 Juli lalu sudah berakhir deng

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99