Sabtu, 29 Apr 2017
  • Home
  • Pojok
  • Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak di Dharmasraya Melonjak

Kasus Pelecehan Seks Terhadap Anak di Dharmasraya Melonjak

Oleh: Jallus
Sabtu, 01 Apr 2017 06:23
BAGIKAN:
istimewa
Cabul (ilustrasi).
PULAU PUNJUNG (EKSPOSnews): Kasus pelecehan seksual terhadap anak bawah umur di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat meningkat dengan empat kasus sepanjang Januari hingga Maret 2017, sementara tahun lalu hanya satu.

"Sedangkan laporan yang diterima unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tahun sebelumnya di periode yang sama hanya satu kasus," kata Kapolres Dharmasraya, AKBP Roedy Yoelianto melalui Kasat Reskrim AKP Ardhi Zul Hasbih Nasution di Pulau Punjung, Jumat 31 Maret 2017.

Ia mengatakan laporan kasus pelecehan itu terjadi di Nagari (Desa Adat) Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung dengan tersangka Enek (66) dan korban berinisial "Y" (6) Selanjutan di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung dengan korba berinisial "P" (16), dan Nagari Sungai Kilangan, Kecamatan Pulau Punjung korban berinisial "D" (10). Tersangka dua kasus masih dalam lidik.

"Laporan terbaru kasus pelecehan seksual terjadi di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, pada Kamis (30/3). Dengan tersangka Ismail (34) dan korban "N" (9)," ungkap dia.

Berdasarkan keterangan Ismail, ia menyebutkan tersangka nekat melakukan aksi pencabulan terhadap korban karena ingin melampiaskan nafsu.

Namun, menurut dia, bisa jadi pendorong kasus pelecehan seksual terhadap anak itu dipengaruhi penggunaan internet, tayangan televisi, dan film porno.

"Mereka dengan mudah mengakses situs dewasa, sehingga berdampak terhadap psikologi tersangka yang masih awam pengetahuan seksual," katanya lagi.

Sedangkan laporan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diterima unit PPP hingga Maret hanya dua kasus, kata dia. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama dengan enam kasus.

Ia berharap pemerintah setempat untuk membuat kebijakan yang berpihak kepada kaum perempuan dan anak untuk menekan kasus kekerasan.

"Sehingga ke depan akan semakin berkurang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," tuturnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Puluhan Wanita di Dharmastaya Terdekteksi Penyakit Kanker Serviks

    PULAU PUNJUNG (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat menemukan 80 wanita yang diduga mengalami gejala kanker serviks selama pekan pemeriksaan IVA Tes pada 26 Febr

  • satu bulan lalu

    Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Melonjak di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Pelecehan seksual terhadap anak mendominasi kasus kekerasan di Sumatera Barat (Sumbar), kata pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) provinsi itu.Kepala B

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seks Terhadap Anak

    KARAWANG (EKSPOSnews): Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menangkap seorang pelaku pelecehan seksual terhadap 23 anak di bawah umur dengan mengiming-imingi memberikan sejumlah uang dan jajanan."Pe

  • 2 bulan lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Ternyata Didominasi Orang Dekat

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Pejabat Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengungkapkan para pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah u

  • 5 bulan lalu

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak Semakin Mengerikan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN, Hitima Wardhani, mengungkapkan korban kejahatan seksual anak di Indonesia terus meningkat, bahkan sekali dua jam anak perempuan dan laki

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak