Sabtu, 20 Apr 2019
  • Home
  • Pojok
  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Menonjol

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Menonjol

Oleh: Jallus
Selasa, 04 Sep 2018 14:15
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan.
BENGKULU (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Bengkulu telah menangani sebanyak 86 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam kurun Januari hingga Agustus 2018.

"Ada tren penurunan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bila dibandingkan dengan jumlah kasus yang ditangani tahun 2016 dan 2017," kata Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol Coki Manurung di Bengkulu, Selasa 4 September 2018.

Ia mengatakan penurunan kasus tersebut tidak terlepas dari peran para polisi wanita (Polwan) yang fokus pada penanganan kasus-kasus kekerasan yang dialami oleh para perempuan dan anak-anak.

Secara khusus Kapolda juga mengapresiasi kinerja anggota Polwan Bengkulu yang telah menuntaskan 15 kasus selama penyidikan."Dua orang Polwan sudah ditugaskan di Kamtibmas, salah satu dari mereka sudah ada pendidikan PPA dan sudah 15 kasus diselesaikan dalam penyidikan," ujarnya.

Dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah yang menangani sehingga kasus-kasus yang terjadi diarahkan untuk diproses secara hukum. Penyelesaian kasus secara hukum menurut Kapolda diharapkan memberi efek jera kepada pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Beberapa kasus yang telah ditempuh lewat jalur damai juga tetap dapat dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Kasus asusila ini cukup menjadi perhatian kepolisian dan kami harapkan dukungan dari masyarakat sehingga tidak ada lagi korban-korban kekerasan terutama bagi perempuan dan anak," kata dia.

Sementara data yang dimiliki Polda Bengkulu menyebutkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani pada 2016 sebanyak 225 kasus, tahun 2017 sebanyak 222 kasus, dan tahun 2018 hingga bulan Agustus sebanyak 86 kasus. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Kekerasan Anak di Kukar Tinggi

    SAMARINDA (EKSPOSnews): Kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kutai Kartanegera (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur, dalam kurun 2016-2018 terdeteksi sebanyak 67 Kasus, sehingga semua pihak harus terus

  • 3 minggu lalu

    Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga Diminta Melapor

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women’s Crisis Centre-WCC" Palembang, Sumatera Selatan mendorong perempuan korban tindak kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga

  • 4 minggu lalu

    Kekerasan Dalam Rumah Tangga Masih Tinggi

    BATANG (EKSPOSnews): Asisten Deputi Perlindungan Perempuan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ali Khasan menyatakan berdasarkan data komisi nasional kasus kekerasan terhadap perempuan pada Maret 2019 me

  • satu bulan lalu

    Kekerasan Terhadap Perempuan Tanggung Jawab Bersama

    PURWOKERTO (EKSPOSnews): Penanganan persoalan kekerasan terhadap perempuan merupakan tanggung jawab bersama, kata Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (

  • 2 bulan lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Harus Dihukum Berat

    KUPANG (EKSPOSnews): Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Veronika Ata mengatakan, aparat penegak hukum harus berani menjatuhkan hukuman berat bagi para pelaku kekerasan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99