Jumat, 21 Sep 2018
  • Home
  • Pojok
  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Menonjol

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Menonjol

Oleh: Jallus
Selasa, 04 Sep 2018 14:15
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan.
BENGKULU (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Bengkulu telah menangani sebanyak 86 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam kurun Januari hingga Agustus 2018.

"Ada tren penurunan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bila dibandingkan dengan jumlah kasus yang ditangani tahun 2016 dan 2017," kata Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol Coki Manurung di Bengkulu, Selasa 4 September 2018.

Ia mengatakan penurunan kasus tersebut tidak terlepas dari peran para polisi wanita (Polwan) yang fokus pada penanganan kasus-kasus kekerasan yang dialami oleh para perempuan dan anak-anak.

Secara khusus Kapolda juga mengapresiasi kinerja anggota Polwan Bengkulu yang telah menuntaskan 15 kasus selama penyidikan."Dua orang Polwan sudah ditugaskan di Kamtibmas, salah satu dari mereka sudah ada pendidikan PPA dan sudah 15 kasus diselesaikan dalam penyidikan," ujarnya.

Dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah yang menangani sehingga kasus-kasus yang terjadi diarahkan untuk diproses secara hukum. Penyelesaian kasus secara hukum menurut Kapolda diharapkan memberi efek jera kepada pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Beberapa kasus yang telah ditempuh lewat jalur damai juga tetap dapat dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Kasus asusila ini cukup menjadi perhatian kepolisian dan kami harapkan dukungan dari masyarakat sehingga tidak ada lagi korban-korban kekerasan terutama bagi perempuan dan anak," kata dia.

Sementara data yang dimiliki Polda Bengkulu menyebutkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani pada 2016 sebanyak 225 kasus, tahun 2017 sebanyak 222 kasus, dan tahun 2018 hingga bulan Agustus sebanyak 86 kasus. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Divonis 12 Tahun Penjara

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Pandu Dharma Wicaksono (22) divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Balikpapan.Pemuda ini dianggap terbukti melakukan kekerasan seksual kepada 9 anak lel

  • satu minggu lalu

    Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Presiden Dewan Perempuan Internasional (ICW) Hean Bee Wee mengatakan masyarakat harus bertindak secara nyata dalam menghentikan kekerasan kepada kaum perempuan."Banyak o

  • 2 bulan lalu

    Cara Kekerasan Mulai Ditinggalkan Kelompok Ekstrimis

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Peneliti dari Goucher College, Amerika Serikat Julie Chernov Hwang mengemukakan berdasarkan hasil riset yang dilakukan banyak para ekstremis di Indonesia memilih meninggalkan

  • 2 bulan lalu

    Pernikahan Dini Sebabkan Kekerasan dalam Rumah Tangga

    PALU (EKSPOSnews): Aktivis perempuan di Sulawesi Tengah menilai pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur menjadi salah satu fakor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)."Pernikaha

  • 4 bulan lalu

    Kekerasan Dalam Rumah Tangga Penyebab Utama Perceraian di Pamekasan

    PAMEKASAN (EKSPOSnews): Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur Hery Kushendar menyatakan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan penyebab utama terjadin

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99