Sabtu, 17 Nov 2018

Kakek Bau Tanah Perkosa Cucunya

Oleh: marsot
Rabu, 20 Jun 2018 16:50
BAGIKAN:
istimewa.
Kakek bau tanah (ilustrasi).
MEULABOH (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial N (70) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap cucu kandungnya sebut saja nama samaran, Bunga (14).

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa, di Meulaboh,  mengatakan berdasarkan laporan keluarga korban, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan berulang sehingga korban ketakutan karena selalu menerima ancaman.

"Selama ini korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Korban dipaksa dan diancam apabila berani membeberkan perlakuan pelaku yang menyetubuhinya secara paksa," katanya di sela - sela pemeriksaan pelaku, Rabu 20 Juni 2018.

Disampaikan melalui Kepala Urusan Bimbingan Oprasional (KBO) Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda P Panggabean, bahwa korban masih pelajar setingkat sekolah menengah pertama dan pelakunya ditangkap Selasa (19/6) siang, saat bekerja di kebun.

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukannya karena khilaf, namun hasil penelusuran lebih jauh, perbuatan itu telah dilakukan berulang sebanyak lima kali, kasus ini terbongkar setelah korban mengadu kepada ayahnya berinisial H (38).

Korban sudah bertahun - tahun tinggal bersama di rumah kakek dan neneknya itu karena ibu korban telah meninggal, sementara ayahnya bekerja di luar daerah yakni di Kabupaten Nagan Raya sebagai operator alat berat, korban dititipkan di rumah itu.

"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Aceh Barat bersama Kanit Reskrim Polsek Mereubo, Bripka Siswandi dipandu Keuchik/kepala desa setempat, segera menuju alamat pelaku," jelasnya.

Panggabean menyampaikan, kekerasan seksual yang terakhir diterima korban dilakukan kakeknya pada hari Meugang atau H - 1 lebaran Idulfitri tahun 2018, saat itu korban juga tidak berdaya karena takut dengan ancaman pria manula itu.

Panggabean menyampaikan, aksi pertama kali yang dilakukan kakek tidak bermoral tersebut saat korban tidur sendiri di kamar, korban berpura - pura mendatangi korban dan melakukan aksi keji itu tanpa diketahui oleh orang lain.

"Korban ketakutan diancam kakeknya, kalau memberitahukan kepada neneknya atau kepada ayahnya, korban ini diancam akan diusir dari rumah, karena itu korban menurut dan menahan rasa sakit atas perbuatan pelaku,"jelasnya.

Atas perbuatan, tersangka N akan dihukum minimal 100 kali cambuk dan maksimal 200 kali atau denda 150 gram emas atau kurungan penjara maksimal 200 bulan, sesuai Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Ayah Tak Bermoral Perkosa Anak Kandung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Jajaran Reserse Kriminal Polsek Tanjungkarang Timur, Polresta Bandarlampung menangkap Aldi Saputra (39), warga Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung disangka telah menyetubuhi

  • 2 bulan lalu

    Cucu Mbah, Kelompok Prostitusi di Tanjungpinang

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Kepolisian Kota Tanjungpinang masih mendalami kasus prostitusi dalam komunitas yang dikenal di kalangan remaja wanita dengan sebutan "Cucu Mbah".Kapolres Tanjungpinang AKBP

  • 3 bulan lalu

    Bebaskan Korban Perkosaan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Aliansi Keadilan untuk Korban Perkosaan meminta agar korban perkosaan yang dijatuhi pidana enam bulan penjara akibat tindakan aborsi yang dilakukannya supaya dibebaskan melalui p

  • 4 bulan lalu

    Seorang WNI Diperkosa di Belanda

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim perlindungan WNI KBRI Den Haag terus memonitor kasus pemerkosaan seorang WNI di Rotterdam, Belanda.Kejadian tersebut dilaporkan oleh Nederlandse Omroep Stichting (NOS), salah

  • 4 bulan lalu

    Kakek Cabul Divonis 4 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Terdakwa berinisial YT, seorang kakek yang mencabuli cucu kandungnya sendiri di Negeri Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99