Rabu, 18 Jul 2018

Kakek Bau Tanah Perkosa Cucunya

Oleh: marsot
Rabu, 20 Jun 2018 16:50
BAGIKAN:
istimewa.
Kakek bau tanah (ilustrasi).
MEULABOH (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial N (70) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap cucu kandungnya sebut saja nama samaran, Bunga (14).

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa, di Meulaboh,  mengatakan berdasarkan laporan keluarga korban, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan berulang sehingga korban ketakutan karena selalu menerima ancaman.

"Selama ini korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Korban dipaksa dan diancam apabila berani membeberkan perlakuan pelaku yang menyetubuhinya secara paksa," katanya di sela - sela pemeriksaan pelaku, Rabu 20 Juni 2018.

Disampaikan melalui Kepala Urusan Bimbingan Oprasional (KBO) Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda P Panggabean, bahwa korban masih pelajar setingkat sekolah menengah pertama dan pelakunya ditangkap Selasa (19/6) siang, saat bekerja di kebun.

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukannya karena khilaf, namun hasil penelusuran lebih jauh, perbuatan itu telah dilakukan berulang sebanyak lima kali, kasus ini terbongkar setelah korban mengadu kepada ayahnya berinisial H (38).

Korban sudah bertahun - tahun tinggal bersama di rumah kakek dan neneknya itu karena ibu korban telah meninggal, sementara ayahnya bekerja di luar daerah yakni di Kabupaten Nagan Raya sebagai operator alat berat, korban dititipkan di rumah itu.

"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Aceh Barat bersama Kanit Reskrim Polsek Mereubo, Bripka Siswandi dipandu Keuchik/kepala desa setempat, segera menuju alamat pelaku," jelasnya.

Panggabean menyampaikan, kekerasan seksual yang terakhir diterima korban dilakukan kakeknya pada hari Meugang atau H - 1 lebaran Idulfitri tahun 2018, saat itu korban juga tidak berdaya karena takut dengan ancaman pria manula itu.

Panggabean menyampaikan, aksi pertama kali yang dilakukan kakek tidak bermoral tersebut saat korban tidur sendiri di kamar, korban berpura - pura mendatangi korban dan melakukan aksi keji itu tanpa diketahui oleh orang lain.

"Korban ketakutan diancam kakeknya, kalau memberitahukan kepada neneknya atau kepada ayahnya, korban ini diancam akan diusir dari rumah, karena itu korban menurut dan menahan rasa sakit atas perbuatan pelaku,"jelasnya.

Atas perbuatan, tersangka N akan dihukum minimal 100 kali cambuk dan maksimal 200 kali atau denda 150 gram emas atau kurungan penjara maksimal 200 bulan, sesuai Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Kakek Cabul Divonis 4 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Terdakwa berinisial YT, seorang kakek yang mencabuli cucu kandungnya sendiri di Negeri Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun

  • 4 minggu lalu

    Wisatawan Prancis Diperkosa di NTT

    KUPANG (EKSPOSnews): Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nusa Tenggara Timur Abed Frans mengecam keras kasus pemerkosaan terhadap wisatawan asing asal Perancis yang dilakukan

  • 2 bulan lalu

    Biadab...Gadis Cacatpun Diperkosa

    SINGKIL (EKSPOSnews): Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Singkil, Provinsi Aceh menangkap seorang pria berinisial SM (52) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis c

  • 2 bulan lalu

    Kakek Cabul Divonis 5 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis lima tahun penjara terhadap kakek cabul, Yance Carol Rante, karena mencabuli seorang bocah dan terbukti melanggar pasal 82 a

  • 4 bulan lalu

    Kakek Bau Tanah Cabuli Cucunya

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Seorang kakek, warga kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, yang mencabuli cucunya yang berusia 7 tahun, diancam dengan hukuman cambuk.Pria tua yang berinisial AJ (72) tak ma

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99