Selasa, 26 Mei 2020

Incest Perbuatan Tak Bermoral

Oleh: marsot
Senin, 25 Feb 2019 20:36
BAGIKAN:
indiansutra
Incest (ilustrasi).
PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerhati masalah sosial dari Riau M.Zen  mengatakan keluarga yang memiliki anak perempuan dengan kondisi keterbelakangan harus diberikan pemahaman tentang hukum-hukum agama agar tidak terulang lagi kasus memilukan hubungan sedarah (incest) di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

"Hubungan sedarah dalam agama sangat dilarang untuk menikah, apalagi menggaulinya dan tega berbuat asusila pada anak kandung atau saudara kandung itu," kata Zen di Pekanbaru, Senin 25 Februari 2019.

Pendapat demikian disampaikannya terkait kasus memilukan hubungan sedarah (incest) di Kabupaten Pringsewu, Lampung, yakni perempuan berusia 18 tahun (dalam kondisi keterbelakangan) yang jadi korban incest atau hubungan sedarah, telah diperkosa oleh ayahnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15).

Menurut Zen, keluarga yang mempunyai anak dalam kondisi keterbelakangan, itu adalah amanah Allah, hendaknya dijaga dan diberikan kasih sayang yang cukup.

Ia mengatakan, sebagai amanah Allah, anak, apalagi berada dalam kondisi keterbelakanganya jangan dibeda-bedakan perlakuannya dengan anak normal dan jangan dieksploitasi.

"Siapapun keluarga yang mempunyai anak dalam kondisi terbatas tersebut saya kira tidak perlu dimasukkan ke panti, sebab panti hanya menjadi alternatif terakhir dan yang paling penting dan dominan adalah keluarga dan masyarakat," katanya.

Guna menghindari hubungan sedarah pada kasus lainnya, katanya, langkah yang mesti dilakukan, adalah mencari tahu kejelasan silsilah atau nasab ketika akan menikah.

Selain itu juga, katanya lagi, ketika seseorang mengadopsi anak harus jelas silsilah keturunannya, tujuannya jangan sampai terjadi nikah sedarah itu.

"Oleh karena itu pelaku asusila harus dihukum seberat-beratnya biar menimbulkan efek jera, dan diimbau masyarakat agar tidak melakukan perbuatan tercela itu," kata Zen yang juga Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Dinas Sosial Provinsi Riau.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tanggamus, Lampung AKP Edi Qorinas mengatakan, korban incest berusia 18 tahun yang jadi oleh ayah kandungnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15) trauma, tatapan korban kosong kendati kondisi fisiknya bagus, psikisnya terganggu dan mengalami trauma.

AKP Edi menjelaskan, korban saat itu tinggal bersama ibu dan neneknya, Saat ibunya meninggal karena sakit, M membawa korban, putrinya itu tinggal di rumahnya di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Setelah putrinya itu tinggal dua bulan lebih, M melancarkan perbuatan bejatnya memperkosa. Perbuatan bejat itu kemudian diikuti kedua putranya SA (24) dan YF (15). 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Incest Bukti Degradasi Moral

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Riau Luzi Diamanda mengatakan kasus memilukan hubungan sedarah (incest) di Kabupaten Pringsewu, Lampung, membuktikan ba

  • 2 tahun lalu

    Ayah Tak Bermoral Perkosa Anak Kandung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Jajaran Reserse Kriminal Polsek Tanjungkarang Timur, Polresta Bandarlampung menangkap Aldi Saputra (39), warga Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung disangka telah menyetubuhi

  • 2 tahun lalu

    Ketika Kasus Incest Meningkat di Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Anti Kekerasan Terhadap Perempuan menyoroti kasus incest yang menimpa anak perempuan Indonesia.Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin saat memberikan "Catatan Tahun

  • 3 tahun lalu

    Ayah Tak Bermoral Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun

    BATURAJA (EKSPOSnews): Jajaran Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan berhasil meringkus AS (41) pelaku pemerkosaan atas korbannya berinisial WU (17) yang merupakan anak kandung tersangka itu send

  • 3 tahun lalu

    Ayah Tak Bermoral Cabuli Anak Kandung

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Satuan Reserse Kriminal Polres Balangan, Kalsel, menangkap seorang bapak yang diduga dengan tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur."Terungkapnya kasu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99