Selasa, 25 Sep 2018
  • Home
  • Pojok
  • Guru yang Diduga Mencabuli Muridnya Akan Dipecat

Guru yang Diduga Mencabuli Muridnya Akan Dipecat

Oleh: Jallus
Kamis, 22 Mar 2018 19:06
BAGIKAN:
istimewa.
Pelaku cabul.
SEMARANG (EKSPOSnews): Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan oknum guru sekolah dasar (SD) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya ditindak tegas jika terbukti.

"Kasus ini sudah diproses, baik dari Pemerintah Kota Semarang melalui Inspektorat dan Dinas Pendidikan maupun Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang, Kamis 22 Maret 2018.

Seorang guru SD Negeri Karangayu 02 Semarang berinisial FO, dilaporkan ke Kepolisian Resor Kota Besar Semarang atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap anak didiknya, CJB (8), dan beberapa siswi lainnya.

Dari pengakuan korban, dugaan pelecehan seksual itu bermula ketika FO memanggil sejumlah siswi untuk masuk ke dalam kelas, kemudian mengunci pintu, dan meminta para siswi menanggalkan seragamnya.

Ita mengaku prihatin dengan terjadinya kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di lingkungan pendidikan itu, apalagi dugaan pelakunya adalah pendidik yang seharusnya menjadi panutan bagi siswanya.

"Serahkan semua ke Polrestabes, Inspektorat, dan Disdik. Kami ini kan sekarang dalam proses penyelidikan. Kami juga akan memberikan rekomendasi sanksi yang berat kepada si pelaku," ungkapnya.

Ditanya desakan untuk memecat oknum guru itu dari status pegawai negeri sipil (PNS), ia mengatakan Pemerintah Kota Semarang tetap memproses sesuai dengan aturan yang ada, yakni sesuai Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kami tidak bisa serta merta pecat, tetap ada proses-prosesnya. Ini masih diproses oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat. Yang jelas, kami pasti berikan sanksi tegas sesuai aturan kepegawaian," tegasnya.

Yang tidak kalah penting sekarang ini, kata dia, menyelamatkan anak atau korban yang masih berstatus pelajar agar semangat belajarnya terus tumbuh, yakni dengan melakukan pendampingan-pendampingan.

"Intinya, bagaimana selamatkan dulu si anak. Kami akan melakukan 'recovery' terhadap si anak sehingga terus memiliki semangat belajar yang tinggi. Jangan sampai mereka patah semangat dalam menggapai masa depan," kata Ita.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Ketua Perindo Tual Cabuli Anak Dibawah Umur

    TUAL (EKSPOSnews): Polres Maluku Tenggara (Malra) menahan MI, Ketua Perindo Kota Tual, atas dugaan melakukan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur."Setelah mengumpulkan alat bukti, keterangan

  • 2 minggu lalu

    Pengurus PKS Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menetapkan Agus Sugianto, yang diduga menjabat Sekretaris DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kotawaringin Timur, resmi jadi t

  • 3 minggu lalu

    Pengurus PKS Ditangkap karena Posting Ujaran Kebencian

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Polda Kalimantan Tengah menangkap pria bernama Agus Sugianto, yang diduga menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kotawaringin T

  • 3 minggu lalu

    Cabut Moratorium Pengangkatan Guru

    SURABAYA (EKSPOSnews): Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menginginkan moratorium pengangkatan guru sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 48 Tahun 2005 dicabut oleh Presiden Jo

  • 3 minggu lalu

    Polisi Tangkap 3 Pelaku Pencabulan Anak

    TANJUNG (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Tabalong, Kalimantan Selatan, menangkap tiga pelaku pencabulan anak di bawah umur masing-masing FS (20), MR(19) dan AP(16).Kapolres Tabalong AKBP Hardiono di Tan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99