Rabu, 18 Jul 2018
  • Home
  • Pojok
  • Guru yang Diduga Mencabuli Muridnya Akan Dipecat

Guru yang Diduga Mencabuli Muridnya Akan Dipecat

Oleh: Jallus
Kamis, 22 Mar 2018 19:06
BAGIKAN:
istimewa.
Pelaku cabul.
SEMARANG (EKSPOSnews): Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan oknum guru sekolah dasar (SD) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya ditindak tegas jika terbukti.

"Kasus ini sudah diproses, baik dari Pemerintah Kota Semarang melalui Inspektorat dan Dinas Pendidikan maupun Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang, Kamis 22 Maret 2018.

Seorang guru SD Negeri Karangayu 02 Semarang berinisial FO, dilaporkan ke Kepolisian Resor Kota Besar Semarang atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap anak didiknya, CJB (8), dan beberapa siswi lainnya.

Dari pengakuan korban, dugaan pelecehan seksual itu bermula ketika FO memanggil sejumlah siswi untuk masuk ke dalam kelas, kemudian mengunci pintu, dan meminta para siswi menanggalkan seragamnya.

Ita mengaku prihatin dengan terjadinya kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di lingkungan pendidikan itu, apalagi dugaan pelakunya adalah pendidik yang seharusnya menjadi panutan bagi siswanya.

"Serahkan semua ke Polrestabes, Inspektorat, dan Disdik. Kami ini kan sekarang dalam proses penyelidikan. Kami juga akan memberikan rekomendasi sanksi yang berat kepada si pelaku," ungkapnya.

Ditanya desakan untuk memecat oknum guru itu dari status pegawai negeri sipil (PNS), ia mengatakan Pemerintah Kota Semarang tetap memproses sesuai dengan aturan yang ada, yakni sesuai Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kami tidak bisa serta merta pecat, tetap ada proses-prosesnya. Ini masih diproses oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat. Yang jelas, kami pasti berikan sanksi tegas sesuai aturan kepegawaian," tegasnya.

Yang tidak kalah penting sekarang ini, kata dia, menyelamatkan anak atau korban yang masih berstatus pelajar agar semangat belajarnya terus tumbuh, yakni dengan melakukan pendampingan-pendampingan.

"Intinya, bagaimana selamatkan dulu si anak. Kami akan melakukan 'recovery' terhadap si anak sehingga terus memiliki semangat belajar yang tinggi. Jangan sampai mereka patah semangat dalam menggapai masa depan," kata Ita.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Polisi Amankan Pelaku Pencabulan Anak

    CIBINONG (EKSPOSnews): Polres Bogor, Jawa Barat, menangkap enam pelaku kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di Citeureup, Jumat 13 Juli 2018.Polisi juga menetapkan satu orang pelaku masuk dala

  • satu minggu lalu

    Kakek Cabul Divonis 4 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Terdakwa berinisial YT, seorang kakek yang mencabuli cucu kandungnya sendiri di Negeri Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun

  • 2 minggu lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Karawang

    KARAWANG (EKSPOSnews): Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang berlangsung sejak tahun 2016 dan menetapkan empat tersangka terkait dengan kasus terse

  • 2 minggu lalu

    6 Sekolah Dasar Tutup Karena Kekurangan Guru

    BANGKALAN (EKSPOSnews): Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, akan menutup enam Sekolah Dasar di wilayah itu karena kekurangan tenaga guru aparatur sipil negara."Selain karena kekurangan g

  • 3 minggu lalu

    Menangkap Pelaku Pencabulan di Ogan Komering Ulu

    BATURAJA (EKSPOSnews): Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menangkap Fahmi Saganta (23) warga Desa Ruos karena diduga menjadi pelaku pencabulan terhadap YA (17)."Pelaku kami tangkap setelah ibu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99