Kamis, 16 Agu 2018

Guru Cabul

Oleh: alex
Senin, 11 Jun 2018 18:35
BAGIKAN:
istimewa.
Cabul.
DEPOK (EKSPOSnews): Komisi Perlindungan Anaik Indonesia (KPAI) menurunkan tim untuk melakukan pengawasan langsung ke kepolisian untuk mendalami kasus oknum guru cabul sekaligus meminta progres penanganan kasusnya oleh Polresta Depok.

"KPAI juga akan bertemu pelaku untuk mendalami profile guru sebelum dan selama menjadi pendidik," kata Ketua KPAI Susanto, di Polresta Depok, Senin 11 Juni 2018.

Ia mengatakan KPAI juga akan mendalami modus yang dilakukan, selain untuk kepentingan pendalaman kasus juga untuk mengetahui tren modus terkini yang dilakukan terduga pelaku.

Hal ini penting diketahui publik agar meningkatkan kewaspadaan sekolah. Sekolah sejatinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

"Info yang diperoleh KPAI menunjukan dugaan kuat bahwa pelaku melakukan perbuatan tidak senonohnya saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di dalam kelas," ujarnya.

Sementara itu Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti menambahkan bahkan setiap pelajaran Bahasa Inggris terduga pelaku informasnya memisahkan anak-anak perempuan dan anak laki-laki di dua kelas yang berbeda.

Untuk itu KPAI setelah liburan Idul Fitri akan mendalami lebih jauh mengapa pihak sekolah tidak curiga dengan pemisahan kelas ini.

KPAI juga menghimbau teman-teman media untuk tidak menyebutkan nama sekolah ketika menulis berita.

"Walau bagaimanapun kita harus melindungi hak-hak anak yang bersekolah di sana untuk terus bersekolah dengan nyaman tanpa stigma," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan oknum guru bahasa Inggris di sekolah dasar negeri Kota Depok diduga melakukan pencabulan terhadap puluhan siswa pria.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Kejari Jambi Tahan Pelaku Korupsi Insentif Guru Honorer

    JAMBI (EKSPOSnews): Kejaksaan negeri (Kejari) Jambi menahan Hairiya tersangka kasus dugaan korupsi insentif guru honorer pendidikan anak usai dini (Paud) yang merugikan negara Rp1,68 miliar selama dua

  • satu minggu lalu

    PLN Gandeng 17 Perguruan Tinggi

    MAKASSAR (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) menggandeng 17 perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk menyelenggarakan magang bersertifikasi dalam upaya menjaring pegawai PLN ataupun menciptakan enterpre

  • 2 minggu lalu

    Polresta Pontianak Ringkus Pelaku Pencabulan Anak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Satreskrim Polresta Pontianak meringkus seorang buruh berinisial Ms (21) karena diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur."Saat ini tersangka Ms su

  • 2 minggu lalu

    Tersangka Pencabulan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

    TIMIKA (EKSPOSnews): Tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, berinisial MT (19) terancam dikenai pasal 82 ayat 1 tahun 2014 tentang Undang-undang Perlindun

  • 2 minggu lalu

    Guru Pulau Terluar di Aceh Ancam Mogok Mengajar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Para guru di kecamatan Pulo Aceh, kabupaten Aceh Besar, masuk katagori pulau terluar di Provinsi Aceh mengancam mogok mengajar jika persoalan tunjangan khusus daerah terpencil

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99