Minggu, 21 Jul 2019
  • Home
  • Pojok
  • Gawat! Ada Pesta Seks di Yogyakarta

Gawat! Ada Pesta Seks di Yogyakarta

Oleh: marsot
Jumat, 14 Des 2018 04:29
BAGIKAN:
istimewa.
Pesta seks.
YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menggerebek pesta seks yang melibatkan sejumlah pasangan suami-istri di sebuah hotel di kawasan Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (11/12) malam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo saat jumpa pers di Yogyakarta, mengatakan penggerebekan dilakukan pada pukul 23.00 WIB.

Dikatakan sebagai "pesta seks" karena terdapat kegiatan persetubuhan yang dilakukan oleh dua orang kemudian ditonton oleh banyak orang yang berada dalam satu kamar hotel. "Orang-orang yang menonton itu ada yang berstatus suami-istri," kata Hadi Utomo, Kamis 13 Desember 2018.

Dalam kasus itu, polisi mengamankan 12 orang yang rata-rata berusia di atas 35 tahun. Dua orang berperan melakukan adegan persetubuhan dan sisanya menonton dengan membayar sejumlah uang.

"Barang bukti yang kita amankan (uang tunai) Rp1,5 juta nanti akan kita tanyakan masing-masing orang itu membayar atau tidak," kata dia.

Menurut Hadi, terungkapnya kasus itu bermula saat Polda DIY melakukan patroli siber di media sosial. Di Medsos polisi menemukan konten yang berisi penawaran "pesta seks" di sebuah hotel.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata orang-orang yang memasang informasi tergabung dalam grup whatsapp. Para pelaku ini menawarkan kepada orang-orang yang dikenalnya.

"Atas tawaran tersebut ada yang berminat, kemudian datang ke TKP atau tempat yang sudah ditentukan," kata dia.

Hadi mengatakan meski 12 orang itu belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, atas tindakan itu Kepolisian bisa menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang. Saat ini pasal yang diterapkan adalah pasal perbuatan cabul atau membiarkan perbuatan cabul.

"Yang mendekati sebagai tersangka baru 2 orang. Tentu pihak hotel atau 'homestay' yang menyediakan tempat sesuai aturan berlaku akan kita jerat dengan Undang-Undang yang ada," kata dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pelatihan Budidaya Burung Berkicau di Yogyakarta

    YOGYAKARTA (KICAU): Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menilai pelatihan budi daya burung berkicau yang dilakukan pada 2017 dengan sasaran sekitar 50 warga di Kecamatan Pakualaman memperoleh h

  • 3 bulan lalu

    Penduduk Yogyakarta Banyak Menderita Penyakit Katarak

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Sekitar dua persen dari penduduk Kabupaten Sleman menderita katarak menurut Kepala Dinas Kesehatan setempat."Dua persen penduduk di DIY menderita katarak. Sama halnya di Kabup

  • 4 bulan lalu

    Kasus Diskriminasi Agama di Yogyakarta Agar Jangan Terulang Lagi

    SUKOHARJO (EKSPOSnews): Menteri Agama RI Lukman Hakim menyatakan kasus diskriminasi agama di Yogyakarta yang baru-baru ini menimpa warga bernama Slamet Jumiarto sudah selesai dengan perdamaian."Sudah

  • 4 bulan lalu

    Yogyakarta Berupaya Cegah Pernikahan Anak-Anak

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Upaya Pemerintah Kota Yogyakarta mencegah pernikahan usia anak semakin kuat dengan terbitnya Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pencegahan Perkawinan An

  • 8 bulan lalu

    Ribuan Masyarakat di Yogyakarta Alami Gagguan Jiwa

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 6.753 orang di Kota Yogyakarta mengalami masalah kesehatan jiwa dari tingkat berat hingga ringan menurut data Dinas Kesehatan setempat.Kepala Seksi Penyakit Tidak Men

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99