Jumat, 18 Agu 2017
  • Home
  • Pojok
  • Gawat...ASN Cabul di Ambon Divonis Bebas

Gawat...ASN Cabul di Ambon Divonis Bebas

Oleh: Agung
Jumat, 16 Jun 2017 04:38
BAGIKAN:
istimewa
Cabul (ilustrasi).
AMBON (EKSPOSnews): Kejati Maluku melakukan upaya kasasi terhadap putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon yang memvonis bebas Abdullah Hamu, seorang Aparatur Sipi Negara(ASN) karena melakukan persetubuhan terhadap anak di luar nikah dan masih di bawah umur.

"Kami akan lakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung(MA) RI atas putusan majelis hakim yang membebaskan terdakwa yang merupakan ASN di lingkup Pemprov Maluku," kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Maluku, Sammy Sapulette di Ambon, Kamis 15 Juni 2017.

Pascapembacaan vonis, majelis hakim memberikan waktu 14 hari kepada JPU dan terdakwa melalui penasihat hukumnya, Djidon Batmomolin untuk menyatakan sikap, sehingga sesuai waktu yang telah ditentukan, jaksa akan menandatangani pernyataan kasasi dan menyiapkan berkasnya untuk didaftarkan ke panitera PN Ambon.

Menurut Sammy, upaya banding dilakukan jaksa karena terdakwa dituntut tiga tahun penjara akibat diduga melanggar pasal 81 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak serta pasal pasal 287 ayat (1) KUH Pidana.

Majelis hakim menilai terdakwa tidak terbukti bersalah melanggar pasal 81 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak serta pasal pasal 287 ayat (1) KUH Pidana dan membebaskannya dari segala tuntutan jaksa.

Unsur-unsur dalam pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 maupun pasal 287 ayat (1) KUH Pidana yang disangkakan jaksa terhadap terdakwa tidak terbukti.

Dalam pasal 287 KUH Pidana menyatakan, barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa umurnya belum 15 tahun, atau kalau umurnya tidak jelas dan belum waktunya dikawini, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Korban bukanlah berusia di bawah 15 tahun melainkan sudah 17 tahun ketika melakukan persetubuhan dengan terdakwa.

Usia korban yang sudah 17 tahun ini dibuktikan dengan melampirkan akta kelahiran yang bersangkutan dan saat melakukan persetubuhan, korban sudah dalam keadaan hamil dan dibuktikan dengan surat keterangan kelahiran bayi korban di rumah sakit yang menjelaskan ayah bayi berinisial JCL dan ibunya JM yang notabene adalah korban.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Huuuu...Koruptor di Magetan Divonis Bebas!

    MAGETAN (EKSPOSnews): Narapidana kasus korupsi pengadaan sepatu dinas di lingkup PNS Kabupaten Magetan, Yusuf Ashari, dinyatakan bebas setelah Pengadilan Tinggi Surabaya mengabulkan banding yang diaju

  • 6 bulan lalu

    Januar Effendi Siregar, Tersangka Koruptor Dibebaskan Pengadilan Tipikor Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan membebaskan Januar Effendi Siregar, terdakwa mantan Pelaksana Ttugas Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Sibolga, Sumat

  • 7 bulan lalu

    Koruptor Divonis Bebas di Makassar

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar memvonis bebas Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto, Sulawesi Selatan, Andi Mappatunru dalam perkara dugaan korupsi da

  • 7 bulan lalu

    Kejaksaan Ajukan Kasasi Kasus Vonis Bebas La Nyalla Mahmud Mattalitti

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan secara resmi mengajukan kasasi atas vonis bebas Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur periode 2011-2014, La Nyalla Mahmud Mattalitti atas perkara dugaan

  • 8 bulan lalu

    Gawat, La Nyalla Mattaliti Divonis Bebas dari Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) tidak sepakat dengan putusan majelis hakim yang membebaskan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim L

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak