Kamis, 27 Jun 2019
  • Home
  • Pojok
  • Dosen Tukang Cabul Mahasiswi Mulai Disidang

Dosen Tukang Cabul Mahasiswi Mulai Disidang

Oleh: alex
Jumat, 28 Sep 2018 04:32
BAGIKAN:
istimewa.
Cabul.
BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Kelas I A Tanjungkarang, Bandarlampung mendakwa dengan pasal berlapis terdakwa CE, oknum dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila) dalam kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.

Pria 58 tahun warga Jalan Purnawirawan, Bandarlampung itu harus menjalani sidang perdana di PN Tanjungkarang, Kamis 27 September 2018.

Dalam persidangan, CE mengenakan kopiah, kemeja putih serta celana dasar warna hitam. Ia juga didampingi oleh penasihat hukumnya. Dengan tenang, CE mendengarkan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadek Agus Dwi Hendrawan.

Menurut JPU, perbuatan CE dinilai telah mempermalukan dunia pendidikan. Akibat perbuatannya, ia didakwa pasal berlapis yakni pasal 290 ayat (1) jo pasal 64 ayat (1) dan pasal 281 ke-2 jo pasal 64 ayat (1).

Kadek menjelaskan, perbuatan tersebut berawal pada 13 November 2017 silam di ruangannya Gedung 1 lantai 3. Saat itu, terdakwa memerintahkan korban untuk mencari contoh proposal milik orang lain. Setelah menemukan contoh proposal, kemudian korban memberikannya kepada terdakwa.

"Terdakwa mengambil contoh proposalnya, namun dengan sengaja mengenakan tangannya ke dada korban," ujar JPU.

Setelah itu, pada tanggal 29 November 2017 pukul 14.00 WIB, korban bersama dua rekannya melakukan bimbingan kepada terdakwa di lantai I Gedung I. Kemudian terdakwa menanyakan proposal milik korban.

"Proposal itu dipegang korban sambil diletakkan di pahanya. Belum sempat diserahkan, terdakwa mengambil proposal tersebut sambil memegang paha korban," kata jaksa.

Selanjutnya pada tanggal 5 Desember 2017 pukul 10.00 WIB di ruang kerja terdakwa lantai 3 Gedung 1 korban melakukan bimbingan skripsi. Setelah korban masuk, terdakwa mengunci pintu ruangan dan meminta korban untuk berjanji kepadanya agar jangan marah ketika dipegang-pegang.

"Terdakwa memegang tangannya, namun korban menolak kemudian terdakwa menariknya. Setelah itu, terdakwa mengatakan jika tidak menuruti maka akan tidak diluluskan. Korban tetap menolak, dan akhirnya korban pergi keluar ruangan terdakwa sambil terdakwa mengatakan kepada korban agar tidak memberitahu orang lain," tutur JPU.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Sofyan Basir Segera Jalani Sidang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa sidang perdana terhadap Dirut PT PLN nonaktif Sofyan Basir akan dilakukan pada Senin (24/6) di Pengadilan Tindak Pidana

  • 2 minggu lalu

    Sofyan Basir Segera Disidang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN Sofyan Basir segera disidang sebagai terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau

  • 10 bulan lalu

    Roro Fitria Segera Disidang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kuasa hukum Roro Fitria Asgar Hasrat Sjafrie mengatakan kesehatan ibunda aktris dan model terdakwa kasus narkoba itu menurun jelang menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Ja

  • tahun lalu

    Pelaku Pencabulan di Bali Disidangkan

    DENPASAR (EKSPOSnews): Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menyidangkan terdakwa Andika Akbar (22) karena diduga melakukan pencabulan terhadap korban berinisial EL yang masih dibawah umur di kamar kosny

  • 2 tahun lalu

    Pembobol Bank Mandiri Segera Disidang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menyatakan tersangka pembobolan kredit PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp201,098 miliar, MS alias HP atau Aping dan EWL, segera disidangkan di pengadilan.Menurut Kepa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99