Minggu, 21 Okt 2018

Bisnis Prostitusi di Aceh Barat

Oleh: alex
Senin, 19 Mar 2018 16:34
BAGIKAN:
istimewa.
Prostitusi.
MEULABOH (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resort Aceh Barat, Polda Aceh berhasil mengungkap bisnis prostitusi yang mempekerjakan anak di bawah umur, setelah berhasil menangkap pasangan suami istri yang bertindak sebagai mucikari.

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa, melalui Kasat Reskrim AKP Fitriadi, di Meulaboh,  menuturkan, kedua tersangka berinisial H dan E sudah lama menjalankan bisnis terselubung tersebut di rumah yang mereka tempati.

"Kegiatan ini berhasil diungkap setelah dilakukan penyamaran oleh salah satu anggota Sat Reskrim Polres Aceh Barat dengan berpura-pura menjadi pelanggan. Tersangka menawarkan jasa korban yang masih berusia 14 tahun ke pria hidung belang," ujarnya, Senin 19 Maret 2018.

Dalam gelar perakara di Mapolres Aceh Barat, disampaikan, kedua tersangka tersebut ditangkap pada Jumat (16/3), atas kasus tindak pidana eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Dari keterangan tersangka, bisnis tercela itu sudah lama dilakukan dengan jumlah pelangan lebih 16 orang, jasa korban dihargai mulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, sebagai mucikari pasutri tersebut mengaku hanya memperoleh Rp100 ribu per pelangan.

Kata AKP Fitriadi, tersangka menyediakan tempat di rumahnya yang beralamat di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, tersangka mengaku pada polisi bahwa pria hidung belang lah yang mencari, bukan mereka yang bertindak mencari pelangan.

"Saat pria hidung belang hendak menggunakan jasa korban, biasanya korban memang sudah dipersiapkan dan berada di rumah tersangka. Dari hasil bisnis prostitusi tersebut pasutri ini memperoleh setengah dari tarif yang disepakati," jelasnya.

Sementara itu E, saat diwawancarai mengaku, sudah ada tiga wanita yang selama ini menjadi mitra kerja yang siap menyediakan jasa layanan seksual, dari tiga wanita itu, dua orang sudah berusia dewasa dan hanya inisial Mawar yang masih berusia bawah umur.

E mengakui, hasil yang didapat dari bisnis tersebut bukan sebagai fee, namun untuk membayar sewa kamar rumah ditempatinya, bisnis tersebut sudah dilakukannya sekitar dua bulan terakhir semenjak suaminya kehilangan pekerjaan.

Pelangan yang datang, tidak semua melalui jaringan komunikasi mereka, tapi ada juga terlibat orang lain, bisnis prostitusi tersebut awalnya hanya mempekerjakan dua wanita dewasa dan satu diantaranya berstatus janda.

"Saya tidak rayu mereka, tapi mereka sendiri yang meminta kepada saya, jadi saya ketika ada yang minta, ya, saya tawarkan. Bukan anak di bawah umur saja ada juga orang dewasa, dari orang dewasa itu satu diantaranya merupakan janda," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Aceh Barat Remajakan Sawit Rakyat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mulai melaksanakan peremajaan kelapa sawit (replanting) seluas 1.110 hektare untuk mempercepat peningkatan ekonomi rakyat dari sek

  • 2 bulan lalu

    Banjir di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Banjir terjadi di beberapa titik wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh akibat guyuran hujan yang terus terjadi beberapa hari terakhir.Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria P

  • 3 bulan lalu

    Kepala Desa Gugat Bupati Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua DPRK Aceh Barat, Provinsi Aceh, Ramli mendukung sikap kepala desa yang bermaksud menggugat bupati karena mendiskriminasi 25 kepala desa berupa pemecatan sepihak."Semua keu

  • 4 bulan lalu

    Gajah Mengamuk di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kawanan gajah sumetara (Elephas maximus sumatranus) turun merusak perkebunan sawit masyarakat pada jalur lintasannya di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat,

  • 4 bulan lalu

    Korupsi di Aceh Barat Daya

    BLANGPIDIE (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Abdya) mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan sarana sekolah pada dinas pendidikan daerah itu dengan total dana senilai sekitar Rp1 miliar

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99