Selasa, 20 Agu 2019

7 WNA Kawin Kontrak di Kalbar

Oleh: Jallus
Jumat, 14 Jun 2019 04:34
BAGIKAN:
istimewa.
Kawin (ilustrasi).
PONTIANAK (EKSPOSnews): Ditreskrimum Polda Kalbar, hingga saat ini sudah memeriksa tujuh WNA asal Tiongkok yang diduga terkait kasus perdagangan orang dengan modus kawin kontrak, kata Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Didi Haryono.

"Awalnya diamankan dua WNA Tiongkok di sebuah rumah mewah di Jalan Purnama, Kompleks Surya Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, Rabu malam (12/6), kemudian setelah dilakukan pengembangan diamankan lagi lima orang, yakni tujuh laki-laki dan satu perempuan (agen kawin kontrak)," kata Didi Haryono di Pontianak, Kamis 13 Juni 2019.

Didi menambahkan, pihak masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ketujuh WNA asal Tiongkok tersebut, dan juga terhadap suami-istri yang menampung WNA yang melakukan kawin kontrak tersebut, serta seorang perempuan (WNI) korban kawin kontrak tersebut.

Dalam penggerebekan tersebut, jajaran Ditreskrimum Polda Kalbar dan Imigrasi Kalbar juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa cap atau stempel, foto copy KTP, NPWP dan lainnya.

"Kami menemukan bukti yang kuat bahwa di rumah mewah tersebut menjadi tempat penampungan jaringan sindikat perdagangan orang dengan modus kawin kontrak, yang didukung oleh bukti seperti kwitansi pembayaran uang mahar kawin kontrak tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya, Kasubsi Penindakan Imigrasi Wilayah Kalbar, Murdani mengatakan, terungkapnya tindak pidana perdagangan orang ini berkat informasi masyarakat yang mencurigakan di sebuah rumah mewah di Jalan Perdana, Komplek Surya Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan.

Berdasarkan, laporan tersebut, maka pihaknya langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan ternyata benar ditemukan dua orang WNA asal Tiongkok, satu laki-laki yang siap dikawinkan kontrak dan satu lagi perempuan yang diduga agennya.

"Kemudian juga diamankan dua orang pemilik rumah, dan satu perempuan WNI yang merupakan korban perdagangan manusia tersebut," ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban perdagangan orang atau manusia dinikahkan dengan warga negara Tiongkok dengan iming-iming akan mendapatkan uang jutaan rupiah.

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan penggeledahan di seluruh rumah mewah yang diduga sebagai tempat transaksi kawin kontrak tersebut.

Murdani menambahkan, pihaknya menyerahkan proses hukum selanjutnya kepada pihak Ditreskrimum Polda Kalbar untuk kasus dugaan perdagangan manusia dengan modus kawin kontrak tersebut. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    WCC Palembang Sesalkan Masih Adanya Kawin Kontrak

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan (Women"s Crisis Center-WCC) Palembang, Sumatera Selatan menyesalkan masih ada kasus kawin kontrak dengan alasan klise untuk mengatasi masalah

  • 2 bulan lalu

    Praktik Kawin Kontrak, Degradasi Moral!

    BOGOR (EKSPOSnews): Praktik kawin kontrak yang tengah viral menimbulkan kekhawatiran dari kalangan masyarakat terutama para ibu, kemunculan fenomena ini sebagai degradasi moral yang tengah terjadi, se

  • 9 bulan lalu

    Diduga Terlibat Aksi Separatis di Jawa dan Bali, Warga Negara Australia Ditahan Imigrasi

    SURABAYA (EKSPOSnews): Wanda (37) warga negara asing asal Australia yang beberapa waktu lalu diduga menjadi salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya, akhirnya resmi dicekal oleh pihak

  • 11 bulan lalu

    Polkda Kalbar Bongkar Transaksi Narkoba

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Kalbar berhasil mengungkap transaksi narkoba dengan barang bukti sabu-sabu seberat 2,4 kilogram, kata Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Didi Haryono

  • 11 bulan lalu

    Bea Cukai Bali Bekuk 4 WNA Pembawa Narkoba

    KUTA (EKSPOSnews): Bea Cukai Bandara Internasional Ngurah Rai, Provinsi Bali, berhasil membekuk empat warga negara asing membawa narkoba jenis ekstasi, sabu-sabu dan ganja sejak 11 Agustus hingga 24 S

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99