Senin, 25 Mei 2020

Jumlah Pemilih Pilkada Simalungun Turun

Sabtu, 06 Feb 2016 06:51
BAGIKAN:
SIMALUNGUN (EKSPOSnews):Jumlah pemilih untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Simalungun, Sumatera Utara, mengalami pengkurangan dari daftar yang telah ditetapkan KPU setempat.

Anggota KPU Simalungun Abdul Razak Siregar  mengatakan kekurangan jumlah pemilih untuk pilkada Simalungun itu karena ada yang meninggal dunia dan pindah domisili.

Razak menyebutkan, semula penyelenggara menetapkan DPT 668.355 jiwa dari hasil pencocokan dan penelitian daftar pemilih secara faktual.

"Setelah kami melakukan pencermatan secara manual, berkurang kira-kira 13.000-an pemilih," katanya, Jumat 5 Februari 2016.

Jumlah pemilih pada pilkada Simalungun susulan dimungkinkan berkurang lagi atau bertambah seiring dengan kondisi kependudukan.

Razak menegaskan, warga yang belum terdata di DPT dan DPTb1, bisa mempergunakan hak pilihnya dengan memperlihatkan identitas diri.

Sesuai surat KPU Nomor 1003/KPU/XII/2015, identitas diri itu bisa berupa KTP, kartu keluarga, paspor, atau identitas lainnya.

Pemilik identitas kependudukan dipersilahkan untuk datang ke TPS sesuai alamat dan diberikan kesempatan memilih pada satu jam sebelum berakhirnya pemungutan suara.

"Antara pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB, dengan ketentuan masih ada surat suara," sebut Razak.(ant)

  Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Rekapitulasi Suara Pemilih Alot di PPLN Kuala Lumpur

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan menunda proses rekapitulasi tingkat nasional untuk empat provinsi dan satu wilayah kerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) Kuala Lump

  • tahun lalu

    Angka Partisipasi Pemilih di Sumut Tinggi

    MEDAN (EKSPOSnews): Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan partisipasi warga masyarakat di daerah itu, pada Pemilihan Umum Tahun 2019 cukup tinggi dan melebihi angka yang dicapai p

  • tahun lalu

    Batas Minimun Usia Pemilih Perlu Dinaikkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Akademisi ilmu politik Universitas Indonesia Valina Singka Subekti menilai batas minimum usia pemilih pemilu perlu dinaikkan dari ketentuan saat ini 17 tahun."Di sini usia pemili

  • 2 tahun lalu

    Pemilih Islam Masih Percaya Sama Joko Widodo

    SURABAYA (EKSPOSnews): Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (Puspek) FISIP Universitas Airlangga (Unair) menempatkan pasangan Joko Widodo-Muhaimin Iskandar pada urutan teratas atau 41 pers

  • 2 tahun lalu

    Joko Widodo Belum Kuasai Pemilih di Jawa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil exit poll Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan tingkat keterpilihan Presiden Joko Widodo belum sepenuhnya menguasai pemilih di Pulau Jawa, khususnya di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99