Senin, 18 Jun 2018

Cagub Sumut Masih 2 Pasang

Oleh: Jallus
Senin, 05 Mar 2018 13:53
BAGIKAN:
istimewa.
Pilkada.
MEDAN (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa peserta pemilihan gubernur tahun 2018 masih dua pasangan meski ada putusan sengketa pilkada dari Badan Pengawas Pemilu.

"Sampai saat ini, calonnya masih dua pasangan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Mulia Banurea di Medan, Senin 5 Maret 2018.

Dua pasangan cagub-cawagub itu adalah Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (nomor urut 1) yang didukung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Sedangkan nomor urut 2 adalah pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Menurut Mulia, putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang mengabulkan sebagian gugatan pasangan bakal cagub JR Saragih-Ance bukan menetapkan pasangan tersebut sebagai cagub-cawagub.

Sesuai amar putusan tersebut, JR Saragih harus melakukan legalisasi kembali terhadap ijazah SMA-nya ke instansi yang berwenang dengan pengawasan KPU dan Bawaslu.

"Artinya sama-sama melegalisasi, setelah itu diserahkan ke KPU," katanya.

Hasil legalisasi ulang tersebut harus diserahkan ke KPU Sumut dengan sebuah tanda tangan khusus yang ditandatangani pasangan JR Saragih-Ance dan KPU.

Pihaknya akan mengundang seluruh komisioner KPU kabupaten/kota untuk membahas hasil putusan majelis sengketa Bawaslu tersebut.

Namun ampai saat ini, KPU belum menerima salinan putusan itu. "Mekanisme apa yang mau dilakukan, tentu perlu ada salinannya," katanya.

Dalam amar putusan Bawaslu tersebut, hanya disebutkan bahwa KPU akan membatalkan surat keputusan bahwa pasangan JR Saragih-Ance tidak memenuhi syarat bilamana legalisasi ijazahnya memenuhi syarat.

"Dalam amar putusan itu, kata 'bilamana' dibuat dengan huruf besar ," ujar Mulia Banurea.

Sebelumnya, pasangan JR Saragih-Ance mengajukan permohonan sengketa pilkada ke Bawaslu karena dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai cagub-cawagub Sumut.

Dalam putusannya, Bawaslu memenuhi sebagian permohonan berupa perintah agar bakal cagub yang didukung Partai Demokrat, PKB, dan PKPI itu melakukan legalisasi ulang terhadap ijazah SMA dan diserahkan ke KPU Sumut.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99