Kamis, 21 Feb 2019

USU Masih Buka Jalur Mandiri

Oleh: alex
Rabu, 04 Jul 2018 08:39
BAGIKAN:
istimewa.
Universitas Sumatera Utara (USU).
MEDAN (EKSPOSnews): Universitas Sumatera Utara(USU) membuka penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri(SMM) dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD) tahun akademika 2018.

Kepala Humas USU, Elvi Sumanti, di Medan, mengatakan dibukanya pendaftaran SMM dan SPMPD merupakan peluang yang harus dimanfaatkan lulusan SMU/SMK, belum beruntung diterima melalui jalur penerimaan SMPTN maupun SBMPTN.

Seleksi penerimaan jalur SMM dapat dilakukan secara online melalui laman http://penerimaan.usu.ac.id yang dimulai pada 20 Juni hingga 10 Juli 2018.

"Biaya seleksi ditetapkan sebesar Rp500.000 dan dapat dibayarkan melalui Bank BNI-46," ujar Elvi, Selasa 3 Juli 2018.

Ia mengatakan, pencetakan kartu peserta dijadwalkan pada 20 Juni hingga 12 Juli 2018.Ujian tertulis akan dilaksanakan pada 15 Juli 2018.

Sedangkan, hasil seleksi diumumkan pada 22 Juli 2018.

"Seleksi jalur Mandiri merupakan kesempatan atau kesempatan terakhir untuk menjadi mahasiswa program sarjana (S-1) di USU, yang sebelumnya telah dilakukan melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN," katanya.

Elvi mengemukakan, jika melalui jalur Mandiri ternyata peserta seleksi masih belum lolos sebagai mahasiswa di USU,maka dapat memanfaatkan jalur SPMPD.

Seleksi SPMPD dijadwalkan membuka pendaftaran secara online di laman http://penerimaan.us.ac.id pada 6 hingga 25 Juli 2018.

Biaya seleksi yang telah ditetapkan oleh panitia yakni untuk IPA/IPS dikenai biaya sebesar Rp200.000 dan IPC sebesar Rp250.000 yang dapat dibayarkan melalui BNI-46.

Pencetakan kartu peserta akan dilakukan pada 3 Juli hingga 26 Juli 2018.

"Pelaksanaan ujian tertulis SPMPD dilaksanakan pada 29 Juli 2018, dan hasilnya akan diumumkan pada 1 Agustus 2018," ujar kata Elvi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Beras Busuk Tak Layak untuk Pakan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Presidium Peternak Layer Nasional Ki Musbar Mesdi mengatakan beras busuk bukan merupakan pakan yang tepat untuk ternak ayam maupun unggas lainnya."Kami tidak mengenal beras

  • 2 minggu lalu

    Usut Dugaan Beras Busuk di Gudang Bulog

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro minta adanya pengusutan atas dugaan 6.000 ton beras tidak layak konsumsi karena hancur dan berbau busuk yang ditemukan di gudang Bulog

  • 4 minggu lalu

    Beras Busuk di Bulog Sub Divre Ogan Komering Ulu

    BATURAJA (EKSPOSnews): Tim Sergap Mabes TNI menemukan sebanyak 6.000 ton beras rusak atau busuk di gudang penyimpanan milik Bulog Sub Divre Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yang terletak di wilaya

  • satu bulan lalu

    Melakukan Penelitian Kanker Usus dan Hati

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN) sebagai lembaga penelitian kanker di Indonesia memfokuskan penelitiannya di bidang kanker hati dan kolon, yang merupakan jenis k

  • 2 bulan lalu

    Penerbitan SP3 Kasus TPPU Gunawan Jusuf Janggal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pakar hukum tindak pidana pencucian uang Yenti Garnasih menilai langkah penghentian kasus dugaan penggelapan dan TPPU dengan terlapor pengusaha Gunawan Jusuf merupakan tindakan y

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99