Sabtu, 21 Apr 2018

Publikasi Ilmiah Indonesia Kalahkan Singapura

Oleh: Jallus
Rabu, 11 Apr 2018 08:11
BAGIKAN:
reuters.
Singapura.
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan publikasi ilmiah internasional Indonesia hingga 3 April berhasil menyalip Singapura.

"Sekarang publikasi ilmiah Indonesia berjumlah 5.250 sementara Singapura jumlah publikasinya 5.050. Itu per tanggal 3 April 2018, kalau untuk 2017 kita masih dibawah Singapura," ujar Nasir di Jakarta, Rabu 11 April 2018.

Menteri Nasir mengatakan jumlah publikasi ilmiah secara keseluruhan akan dihitung pada akhir tahun. Pada tahun sebelumnya, jumlah publikasi ilmiah Indonesia berhasil mengalahkan Thailand. Hal itu terjadi untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir.

Sementara, untuk publikasi ilmiah terindeks Scopus, publikasi Indonesia berjumlah 5.125, sedangkan Singapura berjumlah 4.948 dan Malaysia berjumlah 5.999 karya ilmiah.

"Kami menargetkan tahun ini, jumlah publikasi internasional Indonesia terus meningkat".

Menristekdikti menjelaskan peningkatan jumlah publikasi ilmiah ini tak lepas dari peran aturan Permenristekdikti 20/2017 tentang Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor. Aturan tersebut mewajibkan para profesor untuk melakukan publikasi karya ilmiah internasional. Jika tidak melakukan publikasi ilmiah, maka akan dilakukan penghentian sementara tunjangan kehormatan.

Ke depan, Nasir berharap tak hanya publikasi ilmiah saja yang meningkat tetapi juga jumlah pengutipan.

"Masalahnya adalah publikasi meningkat tapi pengutipan kurang. Ke depan, kami berharap jumlah publikasi dan pengutipan semakin meningkat," harap dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Dosen Asing Pacu Kualitas Pendidikan Tinggi Indonesia

    YOKYAKARTA (EKSPOSnews): Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono berharap rencana pemerintah untuk mendatangkan 200 dosen asing tidak dipandang negatif, melainkan dimaknai sebagai ikhtiar p

  • 2 hari lalu

    KAI Sediakan Angkringan Gratis

    CIREBON (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, menyediakan angkringan gratis di Stasiun, bertujuan untuk memperkenalkan kuliner daerah kepada para pengguna jasa."Angkr

  • 3 hari lalu

    Wah...Pestisida Palsu dan Ilegal Marak di Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Croplife Indonesia memperkirakan pangsa pasar pestisida palsu dan ilegal di Tanah Air mencapai Rp400 miliar atau sekitar 10 persen dari total pasar obat-obatan pembasmi hama dan

  • satu bulan lalu

    Barata Indonesia Pasok Turbin Industri Gula

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Barata Indonesia (Persero) kembali melakukan kerja sama strategis dengan Siemens Aktiengeseilschaft untuk memasok turbin uap industri khususnya industri gula nasional.Dalam pe

  • satu bulan lalu

    The NextDev Ajak Vestifarm Bikin Keren Indonesia

    AUSTIN (EKSPOSnews): The NextDev Telkomsel, kompetisi kreatif digital tanah air, terus mendukung perkembangan startup jebolannya melalui berbagai pembinaan serta kesempatan mendapatkan akses pasar yan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99