Rabu, 13 Des 2017
  • Home
  • Pendidikan
  • Pengukuhan Pujiati Jadi Guru Besar USU Jadi Bahan Gujingan

Pengukuhan Pujiati Jadi Guru Besar USU Jadi Bahan Gujingan

Oleh: Tawanli
Jumat, 11 Agu 2017 13:54
BAGIKAN:
Tawanli
Pujiati, Guru Besar yang dikukuhkan.
MEDAN (EKSPOSnews): Penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sebagai salah satu syarat seseorang dikukuhkan menjadi Guru Besar di sebuah Universitas, diduga dipalsukan Pujiati.

Bukan hanya itu, mantan Ketua Departemen Sastra Arab itu juga nekat memalsukan tanda tangan salah satu pejabat penilai di Fakultas Ilmu Budaya Univesitas Sumatera Utara (USU) tahun 2015.

"Dia (Pujiati-red) membuat SKP dan menandatangani sendiri,"jelas salah satu sumber di Universitas tersebut baru baru ini.

Namun demikian Pujiati, nampaknya tetap lempang dalam melanjutkan proses pengukuhannya sebagai Guru besar USU.

Meskipun surat Rektor No:5655/UN5. 1.R/SDM/2017  pernah dilayangkan menjelangan pengukuhannya perihal PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, karena dugaan pemalsuan SKP dan tanda tangan, namun dianggapnya sebagai angin lalu.
 
Dalam surat tersebut merupakan surat perintah untuk melakukan pemeriksaan BAP laporan kewenangan penjatuhan hukuman disiplin Pujiati atas pelanggaran displin yang dilakukannya dalam menyusun berkas kelengkapan pengajuan guru besarnya.
 
Namun demikian, Pujiati tetap dikukuhkan menjadi Guru Besar USU pada Kamis 16 Februari 2017 di Gelanggang Mahasiswa.

Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi (LSM -Gertak) turut angkat bicara. Karena dinilai tim seleksi guru besar USU kecolongan.

Pihaknya turut prihatin atas tindakan oknum dalam memalsukan data untuk ambisi pribadi.

Dengan Tanggap LSM Gertak itupun berencana mengumpulkan berkas guna melaporkan Pujiati ke Kemenristek dan Pendidikan Tinggi karena dinilai mencoreng nama baik USU.

"Kami coba melakukan ivestigasi, jika sudah rampung kami akan laporkan ke Kemenristek dan Pendidikan Tinggi, supaya segera mengevaluasi Pujiati, "terang Hendra Hutagalung.

Pujiati saat dihubungi melalui  telepon seluler milik pribadinya ke nomor 08527036xxxx, awalnya menyapa, namun saat diberitahukan dari media pembicaraanpun ditutup.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Universitas Indonesia Kukuhkan 3 Guru Besar

    DEPOK (EKSPOSnews): Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan dua guru besar tetap dari Fakultas Teknik (FT), pada Rabu sehingga dengan demikian jumlah Profesor Tetap di lingkungan UI menjadi sebanyak 27

  • 2 minggu lalu

    Undip Tambah 3 Guru Besar

    SEMARANG (EKSPOSnews): Universitas Diponegoro Semarang (Undip) semakin memperkuat kajian keilmuan bidang teknik dengan penambahan tiga profesor baru sekaligus di Fakultas Teknik yang dimilikinya."Tekn

  • 4 bulan lalu

    Guru Besar USU Pujiati Terancam Pidana

    MEDAN (EKSPOSnews): Mantan ketua Departemen Sastra Arab Pujiati terancam pidana karena diduga melakukan pemalsuan dokumen Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sebagai salah satu syarat seseorang dikukuhkan men

  • 5 bulan lalu

    Ambisi Jadi Guru Besar USU, Pujiati Diduga Palsukan SKP

    MEDAN (EKSPOSnews): Kala USU sedang berjuang mencari jati diri untuk menjadi center of action sesuai dengan visinya menjadi Perguruan Tinggi (PT) yang memiliki keunggulan ilmu pengetahuan yang mampu b

  • 5 bulan lalu

    Pujiati Diduga Langgar Aturan, Tetap Dikukuhkan Jadi Guru Besar USU

    MEDAN (EKSPOSnews): Jabatan akademik profesor, merupakan jabatan sangat terhormat di semua perguruan tinggi tidak terkecuali di Universitas Sumatera Utara (USU) guna untuk meningkatkan akreditasi sebu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99