Senin, 25 Mei 2020

Minat Masyarakat Jadi Guru Tinggi

Oleh: Jallus
Jumat, 27 Jul 2018 03:46
BAGIKAN:
istimewa.
Guru.
MEDAN (EKSPOSnews): Minat masyarakat di Provinsi Sumatera Utara, untuk menjadi guru, cukup tinggi dan hal itu dibuktikan banyaknya calon mahasiswa baru yang mendaftar ke Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan atau LPTK, dan termasuk Universitas Negeri Medan.

Hal itu ditegaskan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Syawal Gultom, usai meninjau pelaksanaan ujian Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahun 2018, di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut, Kamis 26 Juli 2018.

Sementara itu, jumlah peserta SMM Unimed Tahun 2018, mencapai sebanyak 3.823 orang, terdiri dari Saintek 1.005 orang, Soshum 2.155 orang dan Campuran 663 orang.

Rektor mengatakan, Unimed selama ini telah banyak mendidik dan mencetak guru, konselor, pamong belajar, dan tenaga kerja yang bermutu.

"Selain itu, guru yang berkarakter, memiliki kecerdasan intelektual, spritual, emosional, maupun kinestetik," ujar Prof Syawal didampingi Kepala Humas Unimed Muhammad Surip.

Ia mengatakan, jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2018 di Unimed sebanyak 60.456 orang, namun yang berhasil diterima hanya 2.293 orang.

Mahasiswa yang diterima itu, dari berbagai Program Studi (Prodi) yakni Pendidikan Guru, Sastra Inggris, Ekonomi, Tehnik, Olah Raga, Seni Budaya dan jurusan lainnya.

"Berdasarkan Undang-undang Guru Nomor 14 Tahun 2005, dipersyaratkan bahwa untuk menjadi guru harus memiliki sertifikat guru. Pemrolehan sertifikat guru dapat dilakukan melalui pedidikan profesi guru (PPG)," ucap Guru Besar Unimed itu.

Syawal menambahkan, dalam lima tahun terakhir ini, Unimed telah diberikan kepercayaan oleh Dirjen Dikti untuk menyelenggarakan PPG bagi Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T), PPG Prajabatan bersubsidi, dan PPG dalam jabatan.

Pada tahun 2017, Unimed melaksanakan PPG Prajabatan gelombang I dengan peserta 42 orang, gelombang dua dengan peserta 123 orang dan PPG SM3T angkatan ke-6, dengan peserta sebanyak 227 orang.

Kemudian, tahun 2018 ini mendapat kepercayaan dari Dirjen Guru dan Tenaga Kemendikbud untuk penyelenggaraan PPG dalam jabatan Bersubsidi, serta SM-3T.

Pelaksanaan PPG ditujukan untuk melatih para sarjana calon guru untuk menjadi guru dengan kualifikasi profesional.

"PPG merupakan upaya serius pemerintah, dalam meningkatkan kualitas pendidikan terutama peningkatan guru," kata Rektor Unimed itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Ninoy Ancam Laporkan Pengurus Masjid Al Falaah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pegiat media sosial Ninoy Karundeng mengancam akan melaporkan Ketua Pengurus Masjid Al Falaah, Iskandar, ke polisi lantaran menyebarkan informasi yang tidak benar terkait peristi

  • 11 bulan lalu

    Tingkatkan Kesejahteraan Guru Kontrak

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini telah memperoleh hasil akhir oleh Mahkamah Konstitusi. Hal ini kemudian menuai harapan dari para guru kontrak agar presiden terpi

  • 12 bulan lalu

    Pengurusan Paspor di Meulaboh Melonjak

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II non TPI Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mengalami peningkatan dari biasanya setelah dibuka kembali usai libur bersama perayaan Hari

  • 12 bulan lalu

    Demo karena Diajak Guru Ngaji?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dari ikut-ikutan teman, ingin melihat langsung demo di Jakarta hingga diajak seorang yang diduga guru ngaji menjadi alasan banyak anak-anak ikut aksi penolakan hasil rekapitulasi

  • tahun lalu

    Unsyiah Tambah Guru Besar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam mengukuhkan tiga guru besar dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat Unsyiah Profesor Said Muhammad di Darussalam, Ban

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99