Rabu, 20 Sep 2017

Membangun Sekolah Unggulan di Pekanbaru

Oleh: Marsot
Sabtu, 08 Jul 2017 04:07
BAGIKAN:
istimewa
Anak sekolah.
PEKANBARU (EKSPOSnews): DPRD Kota Pekanbaru meminta Dinas Pendidikan setempat untuk mulai membangun sekolah unggulan pada tiap Kecamatan guna memberikan sebaran dan pemerataan pendidikan kepada masyarakat.

"Saat ini para orangtua masih berlomba-lomba untuk memasukkan anak mereka ke sekolah favorit yang ada di pusat kota," kata Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Nofrizal di Pekanbaru, Jumat 7 Juli 2017.

Menurut Nofrizal kini sekolah favorit masih berada di pusat kota belum menyebar, sehingga diperkirakan saat pendaftaran terjadi penumpukan. Sementara daya tampung sudah pasti terbatas.

"Makanya akan terjadi persaingan ketat saat penerimaan," ujarnya.

Diakuinya orangtua selalu ingin yang terbaik dengan memasukkan anak mereka pada sekolah favorit. Sehingga dari segala penjuru datang mendaftar ke SMPN 1 dan SMPN 8 misalnya beberapa yang diminati.

Tanpa mengindahkan rayon atau sekolah lainnya yang ada didekat mereka tinggal.

"Semua orangtua pasti ingin sekolah yang terbaik bagi anaknya," ujar dia.

Menyikapi kondisi ini demikian Nofrizal menyarankan agar Pemko Pekanbaru kedepan mulai mendirikan sekolah negeri unggulan di tiap Kecamatan, sehingga masyarakat setempat tidak harus berebut dan jauh-jauh mendaftarkan anaknya.

"Kalau tiap kecamatan ada satu sekolah unggulan, maka pemerataan sebaran pendidikan dan penerimaan murid bisa dilakukan," tegas dia.

Orangtua juga katanya lagi tidak perlu jauh-jauh mengantar anaknya bersekolah. Bisa terhindar dari terlambat akibat kemacetan lalulintas.

Sementara itu sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyatakan daya tampung sekolah SD dan SMP negeri setempat hanya 55 persen dari jumlah murid yang ada saat ini sebanyak 14.000 orang.

"Sehingga separuhnya diserap sekolah swasta yakni 45 persen lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal di Pekanbaru.

Menurut Jamal ini dikarenakan keterbatasan jumlah sarana dan prasarana serta gedung sekolah tingkat SD dan SMP setempat.

Kata dia dengan terbatasnya daya tampung ini maka persaingan siswa untuk mendapatkan dan masuk ke sekolah negeri sangat ketat.

Dia menyatakan saat ini jumlah siswa SD yang mendaftar tiap tahunnya sebagai murid baru rata-rata sebanyak 14.000 an.

Demikian juga dengan yang tamat kelas enam dan mendaftar ke SMP tiap tahunnya hampir sama.

Sementara, kata dia dari sekolah negeri yang tersedia saat ini hanya 55 persennya saja yang bisa diterima di SD dan SMP negeri.

"Dari 14.000 an murid baik SD maupun SMP hanya 7.900-8.000 siswa yang bisa diterima," imbuhnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Mobil Sampah untuk Pekanbaru Bakal Ditambah

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru mengajukan penambahan 50 unit armada mobil pengangkut sampah senilai Rp4 miliar dengan sistem sewa pada APBD Perubahan 2017

  • 2 minggu lalu

    Layanan Internet Telkom di Pekanbaru Terganggu

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Sejumlah warga mengeluhkan layanan internet dari PT Telkom di Kota Pekanbaru yang tidak berfungsi selama dua hari terakhir."Sudah dua hari ini layanan internet Telkom wifi.id t

  • 3 minggu lalu

    Polisi Tahan Kadis PURR Pemkot Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau melakukan penahanan terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun terkait duga

  • 4 minggu lalu

    Pemkot Pekanbaru Operasikan Trans Metro

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan akan mengoperasikan seluruh armada bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) pada Agustus 2017 sebagai bagian memaksimalkan angkutan publik di ibu ko

  • satu bulan lalu

    Membakar Ponsel Napi di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau membakar sebanyak 662 ponsel hasil sitaan di 15 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh wilayah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak