Minggu, 19 Nov 2017

Memantau PTS Bermasalah di Sumut

Oleh: alex
Minggu, 05 Nov 2017 08:29
BAGIKAN:
istimewa.
Perguruan Tinggi (ilustrasi).
MEDAN (EKSPOSnews): Kopertis Wilayah I Sumatera Utara kini masih terus melakukan pemantauan terhadap puluhan perguruan tinggi yang dinilai bermasalah dan terkait kelengkapan persyaratan yang diberikan tenggat waktu untuk melakukan perbaikan hingga Desember 2017.

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Dian Armanto, di Medan, mengatakan pihaknya menambah waktu selama enam bulan lagi untuk dapat membenahi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang melakukan pelanggaran.

Menurut dia, pembinaan yang diberikan Kopertis Wilayah I Sumut terhadap perguruan PTS tersebut sudah merupakan tahap kedua.

"Sebelumnya, pada tahap pertama diberikan waktu selama enam bulan dan tampaknya tidak juga mengalami perubahan PTS yang mendapat teguran dari Kemenristekdikti," ujar Armanto, Minggu 5 November 2017.

Ia mengatakan, jika batas waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah itu, tidak juga dapat dipenuhi oleh PTS tersebut.

Kemudian, direkomendasikan kepada Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti segera ditutup, karena tidak memenuhi persyaratan.

"Kopertis berharap kepada PTS yang mendapat peringatan dari Dikti itu, dapat melakukan perbaikan secara signifikan," ucapnya.

Armanto menjelaskan, penambahan waktu penataan pada tahap kedua itu, adalah berdasarkan permintaan dari Yayasan PTS tersebut, dan Kopertis mengabulkannya.

PTS tersebut, harus dapat memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah diberikan oleh Kemenristekdikti, dan tidak boleh gagal.

Penemuan PTS yang tidak memenuhi ketentuan itu, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan Kopertis terhadap 264 PTS beroperasi di Sumut.

"PTS tersebut, jumlah mahasiswanya tidak mencukupi, rasio dosen tetap tidak tercapai, tidak ada gedung dan prasarana yang memadai, izin bermasalah, konflik pimpinan yayasan/pimpinan perguruan tinggi dan tidak rutin memberikan laporan," kata Koopertis Wilayah I Sumut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    USU Dapat Hibah dari Pemprov Sumut

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberi dana hibah Rp10 miliar kepada Universitas Sumatera Utara untuk mendukung pembangunan Kampus II di Kwala Bekala, Kabupaten Deliserdang."Da

  • satu minggu lalu

    Astragraphia Dukung Modernisasi Pengadaan Barang di Provinsi Sumatera Utara

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) melalui layanan e-commerce Business-to-Business (B2B) dan Business-to-Government (B2G), AXIQoe.com, melanjutkan kembali sosialisasi dan eduka

  • 2 minggu lalu

    Kejati Sumut Tahan Tersangka OTT Pungli

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tersangka berinisial KRZ, pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PPTSP) Provinsi Sumut yang terjaring

  • 2 minggu lalu

    Kejati Sumut Tahan 10 Tersangka Korupsi Proyek Jalan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan 10 tersangka korupsi proyek peningkatan jalan dari hotmix menjadi semen "rigid beton" di Dinas Pekerjaan Umum Kota Sibolga senilai Rp65 mili

  • 4 minggu lalu

    Kejati Sumut Tetapkan 4 Orang Tersangka Korupsi Bapemas

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini telah menetapkan empat tersangka, dalam dugaan korupsi di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Provinsi Sumut senilai Rp40,8 miliar d

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99