Selasa, 28 Jan 2020
  • Home
  • Pendidikan
  • Masih Banyak yang Harus Dibenahi Dibandingkan Wacana Full Day School

Masih Banyak yang Harus Dibenahi Dibandingkan Wacana Full Day School

Rabu, 10 Agu 2016 04:22
BAGIKAN:
istimewa
Pengumuman kelulusan di sekolah swasta.

MEDAN (EKSPOSnews): Anggota DPR RI Sofyan Tan meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lebih memikirkan pembuatan kebijakan pemerataan pendidikan dibandingkan mengeluarkan wacana "full day School" karena dinilai belum tepat diterapkan.

"Kebijakan soal pemerataan penting mengingat persoalan pendidikan terbesar saat ini adalah jauhnya kesenjangan pendidikan antara daerah di luar pulau Jawa dan Jawa baik soal jumlah dan fasilitas," ujarnya di Medan, Selasa 9 Agustus 2016.

Menurut Sofyan Tan yang anggoa Komisi X itu, akibat terjadi kesenjangan, kualitas sumber daya manusia Indonesia berbeda-beda dengan kecenderungan di luar Jawa lebih tertinggal dan itu menyulitkan pemerintah khususnya dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang lebih baik.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu menyebutkan bahwa persoalan anak-anak yang tidak bersama orang tua sejak jam pulang sekolah hingga berakhirnya jam kantor merupakan persoalan di kota-kota besar seperti Jakarta.

Persoalan itu pada umumnya tidak terjadi di daerah di luar Jawa seperti Papua, Kalimantan, dan Sumatera.

"Jadi belumlah tepat saatnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membuat kebijakan soal 'Full Day School" itu. Jangan persoalan di satu kota besar sebagai dasar kebijakan pendidikan untuk nasional," katanya.

Sofyan Tan menilai kebijakan itu akan menimbulkan banyak efek seperti soal siapa yang akan bertanggung jawab untuk memberi makan siang para siswa dan banyak hal lainnya.

"Jika dibebankan ke orang tua, akan menjadi beban di tengah perekonomian yang juga masih sulit," katanya.

Kalaupun anngaran pendukung kebijakan itu dibebankan ke negara, maka anggaran cukup besar di tengah banyaknya prioritas pendidikan yang lebih penting untuk ditanggung negara seperti gaji dan fasilitas guru yang dinilai belum menyejahterakan guru.

Belum lagi menyangkut area dan keamanan yang harus disiapkan sekolah untuk tempat istirahat para siswa.

"Saya kira perlu dievaluasi rencana kebijakan 'Full Day School' itu.Apalagi banyak kebutuhan siswa yag harus mendapat perhatian besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan soal prasarana sekolah seperti laboratorium,"katanya.

Terkait soal rencana kebijakan itu, ujar Sofyan Tan, Komisi X akan memanggil Menteri Muhadjir Effendy untuk mempertanyakan dasar kebijakan tersebut.(ant)


  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    VIdeo Mesum Siswa Sekolah di Bulukumba

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Video asusila terkait perbuatan mesum pasangan kekasih siswa salah satu sekolah SMK di Bulukumba, Sulawesi Selatan, berinisial AM dan WA yang menjadi viral di media sosial tidak

  • 10 bulan lalu

    Dana Desa Salah Satu Alat Pemerataan Pembangunan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dan dana desa yang disalurkan ke 74.900 desa di Tanah Air merupakan kunci pemerat

  • 10 bulan lalu

    Sekolah Akan Terhubung Internet

    KUPANG (EKSPOSnews): Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo),  Rudiantara mengatakan, 214 ribu sekolah, baik SMA, SMP dan SD akan terhubung internet berkecepatan tinggi.Selain sekolah, ad

  • 10 bulan lalu

    Memperbaiki Gedung Sekolah di Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan berupaya memperbaiki gedung sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Mengah Pertama (SMP) secara bertahap sesuai deng

  • 11 bulan lalu

    Oknum Kepala Sekolah Cabuli Muridnya

    SIAK (EKSPOSnews): Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Siak melakukan pemeriksaan terhadap oknum kepala sekolah yang dilaporkan melakukan pencabulan terhadap 15 murid laki-laki di Sekolah Dasar 0

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99