Senin, 25 Mei 2020

Mahasiswa Baru Unimed Harus Bebas dari Narkoba

Minggu, 24 Jul 2016 05:21
BAGIKAN:
narkoba (ilustrasi).
MEDAN (EKSPOSnews): Mahasiswa baru Universitas Negeri Medan (Unimed) 2016 harus memenuhi persyaratan bukan pecandu narkoba yang diperkuat dengan surat keterangan dri dokter pemerintah.

"Sebagai bukti calon mahasiswa tersebut tidak berketergantungan pada narkoba, harus dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter pemerintah," kata Rektor Unimed Syawal Gultom di Medan, Sabtu 23 Juli 2016.

Persyaratan ini harus dipenuhi mereka yang lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2016.

Ketika mendaftarkan diri di Unimed, para calon mahasisa harus terlebih dahulu menjalani tes bebas narkoba di rumah sakit.

Jika calon mahasiswa Unimed terbukti pemakai narkoba, menurut dia, maka tidak mungkin bisa mendaftarkan diri dan otomatis gugur.

"Jadi, seluruh calon mahasiswa Unimed lulus dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tidak ada narkoba, dan hal membanggakan," ujar Syawal.

Ia menyebutkan, memang Unimed tidak ada melaksanakan tes urine bagi calon mahasiswa itu.

Namun, calon mahasiswa tersebut, disyarankan untuk melakukan tes narkoba di rumah sakit dan hal ini harus dibuktikan dengan surat keterangan.

Tes narkoba bagi mahasiswa merupakan persyaratan untuk diterima kuliah di Unimed ini, dan harus bersih, serta tidak terpengaruh dengan obat-obat berbahaya yang dilarang pemerintah.

"Jadi, mahasiswa Unimed itu, tidak boleh kecanduan narkoba, sehingga proses belajar bagi mereka dapat terselenggara dengan tertib, aman, dan lancar," ucapnya.

Syawal menambahkan, bila seorang mahasiswa narkoba, dan hal ini akan mempengaruhi rekan-rekan lainnya untuk ikut menggunakan barang haram tersebut.

Oleh karena itu, katanya, Unimed sangat selektif memilih mahasiswa yang akan menimba ilmu di perguruan tinggi negeri (PTN) itu.

"Kita tetap berkomitmen tidak akan menerima mahasiswa yang tergantung narkoba," kata Rektor.

Sebelumnya, Unimed hanya menampung sebanyak 1.744 calon mahasiswa dari jalur SBMPTN 2016, namun 204 kursi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tidak diambil (tidak mendaftar ulang), dan dialokasikan ke peserta SBMPTN sehingga diperoleh jumlah 1.948.(ant)

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Syamsul Gultom Terpilh Menjadi Rektor Unimed

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengapresiasi atas semua tahapan pemilihan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) berjalan tertib, aman dan lancar, serta sesuai den

  • 11 bulan lalu

    Bareskrim Musnahkan 137 KIlogram Narkoba

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 137 kg barang bukti narkoba jenis sabu hasil kejahatan sindikat narkoba Malaysia-Indonesia dimusnahkan pada Kamis.Ratusan kilogram barang haram ini merupakan barang bukt

  • 11 bulan lalu

    2 Warga Malaysia Dibekuk karena Bawa Narkoba

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dua Warga Negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial MJ alias Gordon dan AT alias Jack serta satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial DW ditangkap atas dugaan penyelun

  • 12 bulan lalu

    Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Sebanyak 6 Kilogram

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepolisian Daerah, Bea Cukai, KSOP berhasil menggagalkan penyelundupan enam kilogram narkotik

  • 12 bulan lalu

    PK Terpidana Mati Kasus Narkoba di Aceh Dikabulkan MA

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Mahkamah Agung (MA) RI mengabulkan peninjauan kembali (PK) terpidana mati dalam kasus narkotika jenis sabu-sabu atas nama Samsul Bahri menjadi hukuman 20 tahun penjara."Berdas

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99