Senin, 25 Mei 2020

Kemampuan Dosen Menulis Rendah

Senin, 26 Sep 2016 15:58
BAGIKAN:
istimewa
Dosen (ilustrasi).

JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Ali Ghufron Mukti mengatakan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris para dosen di Tanah Air masih lemah.

"Para dosen kita lemah dalam menulis, makanya dalam nota kesepahaman ini juga diadakan pelatihan menulis dalam pengembangan proposal riset," ujar Ghufron dalam seminar bertajuk "Inspiring International Research Excellence" di Jakarta, Senin 26 September 2016.

Lemahnya kemampuan menulis para dosen tersebut, lanjut dia, membuat para dosen sulit melanjutkan pendidikannya ke luar negeri.

Salah satu contohnya, adalah tidak terpenuhinya kuota dari Beasiswa Untuk Dosen Indonesia (BUDI) Luar Negeri yang pada tahun ini memiliki kuota 300 beasiswa.

"Jumlah dosen yang mendapatkan beasiswa BUDI LN baru 167 dosen. Untuk itu, kami buka kembali untuk 130 dosen." Dia berharap melalui kegiatan yang bekerja sama dengan Australian Technology Network (ATN) tersebut, kemampuan para dosen dalam menulis semakin meningkat.

Dalam kegiatan tersebut, juga dibahas penulisan riset di dua bidang yaitu Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM) dan Humanities, Arts, dan Social Science (HASS).

"Kami juga melakukan kerja sama riset, yang diharapkan hasilnya bisa menjadi jurnal internasional." Ghufron menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan membawa dampak positif kepada pengembangan kualifikasi dan kompetensi para dosen dan tenaga kependidikan.

"Seminar ini merupakan bentuk dan upaya pemerintah untuk menyediakan dan mempermudah dosen dalam mempermudah dosen dalam memperbaharui wawasan keilmuannya, sekaligus mempertemukan mereka yang memiliki potensi untuk melanjutkan jenjang pendidikannya, utamanya S3, yang memiliki tujuan pendidikan ke Australia, " jelas Ghufron.

ATN sendiri merupakan konsorsium lima perguruan tinggi di Australia yaitu Quensland University of Technology, University Technology Sydney, RMIT University, University of South Australia, dan Curtin University.

Manajer ATN untuk Indonesia, Josephine Ratna, menjelaskan para dosen lemah dalam kemampuan menulis akibatnya banyak yang tidak lolos dalam aplikasi.

"Jangankan untuk penulisan riset, sekedar untuk penulisan lamaran pendidikan untuk masuk perguruan tinggi saja banyak yang tidak menulis," kata Ratna.

Ratna mengharapkan kemampuan menulis para dosen semakin membaik melalui seminar tersebut.(ant)


  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Gaji Guru Honorer Sangat Menyedihkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua X DPR RI Sutan Adil Hendra mengkritisi perhatian pemerintah terhadap tenaga honorer khususnya di sektor pendidikan, karena masih banyak hanya mendapatkan kesejahteraan sebe

  • 2 tahun lalu

    Petani Swadaya Mengeluh, Harga Buah Sawit Rendah

    PAYAKUMBUH (EKSPOSnews): Harga terkini tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Barat bagi petani yang bermitra dengan perusahaan yakni Rp1.740 per kilogram dan untuk petani swadaya berkisar R

  • 3 tahun lalu

    Angka Kematinan Ibu di Musi Bayuasin Rendah

    MUSI BAYUASIN (EKSPOSnews): Angka kematian ibu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan tergolong rendah yakni hanya sembilan orang meninggal dunia saat melahirkan setiap tahunnya."Angka kematian

  • 3 tahun lalu

    Minat Melanjut Kuliah Rendah, Mengapa?

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kopertis Wilayah X mendata warga usia 19-24 tahun mencapai 21 juta orang dan baru 30 persen atau sekitar 6,3 juta orang di antaranya yang bisa melanjutkan pendidikan ke perguru

  • 3 tahun lalu

    Isteri Orang Paling Kaya di Dunia yang Rendah Hati

    Siapa yang tidak kenal dengan Melinda Gates, istri bos Microsoft Bill Gates. Isteri orang paling tajir di dunia itu belum lama ini melakukan kunjungan ke Indonesia untuk melakukan sejumlah kegiatan ke

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99