Selasa, 21 Mei 2019

Keberadaan Kampus Asing Selayaknya Direspon

Oleh: alex
Sabtu, 17 Feb 2018 04:54
BAGIKAN:
istimewa.
Universitas asing.
MAKASSAR (EKSPOSnews): Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI mengatakan keberadaan kampus asing dalam suatu negara termasuk juga di Indonesia merupakan hal yang wajar dan sudah selayaknya direspon dengan baik.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof Intan Ahmad di Makassar,  mengatakan berdasarkan data sejak 2015 maka jumlah kampus asing telah beroperasi di 76 negara.

"Ternyata 76 negara sesuai data 2015 sudah menyediakan tempat bagi kampus luar negeri untuk beroperasi di sebuah negara. Hal itu sudah terjadi dan puluhan negara sudah melakukan itu, tinggal bagaimana cara kita merespon dengan baik," ujarnya, Jumat 16 Februari 2018.

Ia menjelaskan, kampus yang berasal dari Amerika juga sudah banyak yang beroperasi di Tiongkok. begitupun di negara Australia, kampus asal Amerka sudah banyak yang telah beroperasi dan menjadi salah satu pilihan mahasiswa untuk mengenyam pendidikan di negara tersebut.

Sementara untuk negara tetangga Malaysia, kata dia, kampus luar negeri juga sudah diberikan ijin oleh pemerintah untuk beroperasi. Dan sejauh ini disebutkan sudah ada sekitar kurang lebih delapan kampus asing yang ada di Malaysia.

Adapun jumlah mahasiswa asing yang mengejar pendidikan di negara serumpun itu, lanjut dia, sudah begitu besar hingga mencapai 170 ribu mahasiswa.

Jumlah itu tentu saja begitu jauh dari jumlah mahasiswa luar negeri yang tengah menjalankan studinya di tanah air yakni baru mencapai 13 ribuan.

Menurut dia, jika ada kampus luar negeri yang beroperasi di Indonesia maka tidak bisa dielakkan. Tinggal bagaimana pihak kampus atau rektor di Indonesia untuk menyikapi kondisi tersebut kemudian."Tapi ini adalah realitas dan tinggal bagaimana menyikapinya," ujarnya pada acara Forum Rektor Indonesia (FRI) di Gedung AP Pettarani Universitas Hasanuddin Makassar hari ini.

Presiden Joko Widodo dalam pembukaan FRI sehari sebelumnya memang sempat menyinggung soal kemungkinan membuka kran bagi para kampus luar negeri untuk bisa beroperasi di Indonesia.

Presiden juga mengakui sudah menerima usulan dari Menristekdikti soal kemungkinan untuk memberikan izin kampus asing berperasi di Indonesia jika kampus yang ada di tanah air tidak mengalami perubahan sesuai tuntutan jaman.

"Tapi saya sampaikan sebentar, tolong semuanya diajak bicara, rektor-rektor baik negeri ataupun swasta harus diajak bicara dulu. Kalau tanpa diberi kompetitor, sudah bisa berubah maka tidak usah. Tapi jika kita tunggu tidak berubah-berubah, kita beri (izin)," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Jembatan Siak IV Sudah Dibuka untuk Umum

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Gubernur Riau Syamsuar menyatakan bahwa Jembatan Siak IV di Kota Pekanbaru sudah bisa digunakan oleh masyarakat.Syamsuar bersama sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pekerjaan

  • 8 bulan lalu

    Program PIR Agar Dibuka Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kalangan petani sawit di tanah air meminta pemerintah untuk "menghidupkan" kembali Program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang pernah digalakkan pada masa Presiden Soeharto.Ketua A

  • tahun lalu

    Istana Siak Dibuka Lagi

    SIAK (EKSPOSnews): Bupati Siak Syamsuar menyebutkan Istana Siak sudah bisa dibuka kembali sebagai objek wisata untuk umum besok (10/1) pascapembakaran terhadap bangunan cagar budaya tersebut."Insya Al

  • 2 tahun lalu

    Penerimaan Hakim Dibuka Pertengahan Juli

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) beberapa waktu lalu telah menyetujui permintaan Mahkamah Agung (MA) terkait dengan formasi hakim.A

  • 2 tahun lalu

    Jika Data Perbankan Dibuka untuk Kepentingan Pajak

    Era keterbukaan data perbankan untuk kepentingan perpajakan segera dimulai dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017.Perppu tentang akses informasi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99