Selasa, 24 Apr 2018

Indonesia Tambah Sekolah Anak TKI di Malaysia

Oleh: Jallus
Minggu, 26 Nov 2017 04:48
BAGIKAN:
istimewa.
Sekolah.
JAKARTA (EKSPOSnews): Indonesia akan menambah 50 sekolah yang disebut sebagai Community Learning Center (CLC) untuk anak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

"Sudah ada pertemuan dengan pemerintah Malaysia dan ada kesepakatan bahwa pemerintah Indonesia diizinkan untuk membuka 'Community Learning Center' d sana, dan akan penambahan di wilayah Serawak dan di wilayah lain seperti semenanjung sekarang juga sudah diperbolehkan untuk membangun CLC," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat Perayaan Hari Guru Nasional di Jakarta, Sabtu 25 November 2017.

Muhadjir mengatakan penambahan CLC tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2018, dan pembangunannya tidak hanya di wilayah perkebunan tetapi juga akan dibangun di wilayah perkotaan karena banyak TKI yang bekerja di daerah tersebut.

Muhadjir mengatakan CLC adalah sekolah yang setingkat dengan SMP. Oleh sebab itu pemerintah berencana membangun sekolah lanjutan sederajat SMA dan SMK di Sabah.

"Sudah diizinkan, Insya Allah tahun depan sudah dibangun," kata Muhadjir.

Tak hanya itu, Indonesia juga akan membangun SMK di wilayah perbatasan Indonesia, sehingga warga Indonesia yang bekerja di dekat wilayah perbatasan dapat menyekolahkan anaknya.

Sebelumnya saat Presiden Joko Widodo bertemu dengan WNI di Serawak pada Rabu (22/11) berpesan agar anak-anak Indonesia harus tetap bersekolah.

"Saya sudah minta kepada PM Najib agar kita dibantu membangun sekolahnya, CLC, tempat sekolah itu target sampai Juli tahun depan 50 CLC, sekolah, baru selesai 19," kata Presiden.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Indonesia Krisis Guru

    MALANG (EKSPOSnews): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengakui kekurangan guru di sekolah-sekolah di Tanah Air menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan di negeri ini."Setia

  • 4 hari lalu

    Dosen Asing Pacu Kualitas Pendidikan Tinggi Indonesia

    YOKYAKARTA (EKSPOSnews): Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono berharap rencana pemerintah untuk mendatangkan 200 dosen asing tidak dipandang negatif, melainkan dimaknai sebagai ikhtiar p

  • 5 hari lalu

    KAI Sediakan Angkringan Gratis

    CIREBON (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, menyediakan angkringan gratis di Stasiun, bertujuan untuk memperkenalkan kuliner daerah kepada para pengguna jasa."Angkr

  • 5 hari lalu

    Wah...Pestisida Palsu dan Ilegal Marak di Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Croplife Indonesia memperkirakan pangsa pasar pestisida palsu dan ilegal di Tanah Air mencapai Rp400 miliar atau sekitar 10 persen dari total pasar obat-obatan pembasmi hama dan

  • 2 minggu lalu

    Publikasi Ilmiah Indonesia Kalahkan Singapura

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan publikasi ilmiah internasional Indonesia hingga 3 April berhasil menyalip Singapura."Seka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99