Senin, 25 Mei 2020

Guru di Aceh Dukung Pengadaan Vidiotron

Jumat, 22 Jul 2016 05:08
BAGIKAN:
Guru (Ilustrasi).
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kalangan guru yang tergabung dalam berbagai organisasi mendukung pengadaan videotron oleh Dinas Pendidikan Aceh, karena sangat mendukung dunia pendidikan di era globalisasi sekarang ini.

Ketua Solidaritas Guru Muda Aceh (SiGMA) Alfian kepada wartawan di Banda Aceh mengatakan dirinya mendukung penuh pembelian videotron Disdik Aceh dan sudah saatnya pendidikan Aceh menggunakan teknologi di era globalisasi sekarang ini.

"Videotron sebagai media publikasi pendidikan. Dalam teknik pendidikan salah satu cara agar tranformasi ilmu behasil adalah dengan menggunakan media yang dapat menarik perhatian seperti videotron," ujar dia, Kamis 21 Juli 2016.

Dikatakan, melalui penggunaan video seperti itu antusias dari peserta didik terasa dan ini adalah salah satu metode terbaik yang diterapkan dalam dunia pendidikan.

Disebutkan, penyampaian informasi kepada masyarakat saat ini juga akan lebih efektif dengan menggunakan media, apalagi dengan media elektronik.

"Pendidikan Aceh tidak boleh stagnan dengan metode manual. Di era serba gitalisasi sekarang ini, dunia pendidikan Aceh harus memiliki media yang sesuai dengan perkembangan zaman," jelas Alfian.

Dukungan yang sama juga diutarakan Ketua Gerakan Aktivis Muda Guru Aceh (GAM-GA) Rakjab M Ali. Ia mengatakan videotron tersebut sangat banyak mamfaatnya untuk guru dan siswa, antara lain dapat ditampilkan pada media tersebut seperti siswa berprestasi, guru berprestasi, sekolah-sekolah berprestasi.

"Dengan adanya tampilan tersebut, sehingga dapat menjadi motivator bagi siswa, guru dan sekolah-sekolah lainnya," kata Rakjab.

Begitu juga dalam hal belajar mengajar, lanjut dia, dapat ditampilkan informasi dalam penerimaan siswa baru online dan Publikasi Pelaksanaan ujian akhir sekolah/nasional (UAS/UN) serta bisa juga sebagai media penghubung informasi antara dinas pendidikan dengan masyarakat "Sehingga nantinya dengan adanya videotron masyarakat khususnya dan orang tua siswa dapat dimudahkan dalam mencari informasi tanpa harus mencari informasi dengan mengunjungi ke sekolah-sekolah," kata Rakjab.

Selanjutnya, Ketua Figur Aceh Ridwan mengatakan di era digital sekarang ini dalam dunia pendidikan Aceh perlu videotron dari sisi ekonomi videotron juga sangat bermanfaat untuk daerah.

"Dengan adanya videotron dapat menghasilkan pendapatn asli daerah, yaitu dengan cara menyewakan kepada pihak-pihak yang mau mempublikasi/iklan yang menyangkut bidang pendidikan seperti publikasi buku-buku bacaan dan lainnya oleh pihak perusahaan," jelas Ridwan.

Untuk itu, ia berharap besar agar media tersebut dapat diadakan menyangkut kebutuhan tentang informasi pendidikan yang akan ditampilkan nantinya pada media tersebut.

"Kami sangat yakin media ini akan memberi mamfaat yang berguna baik bagi para pendidik dan siswa serta masyarakat luas di Aceh," demikian Ridwan.(ant)

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Ninoy Ancam Laporkan Pengurus Masjid Al Falaah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pegiat media sosial Ninoy Karundeng mengancam akan melaporkan Ketua Pengurus Masjid Al Falaah, Iskandar, ke polisi lantaran menyebarkan informasi yang tidak benar terkait peristi

  • 9 bulan lalu

    Jembatan di Aceh Barat Ambruk

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aktivitas ribuan masyarakat di di empat desa meliputi Desa Peulanteu LB, Ujong Simpang, Karang Hampa dan Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat hingga Sel

  • 10 bulan lalu

    Pemerintah Aceh Evaluasi Perusahaan Tambang

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi paling barat Indonesia guna mencengah terjadinya pelanggaran hukum."Pemerintah

  • 10 bulan lalu

    Rumah Sakit di Aceh Turun Kelas

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan merekomendasikan penyesuaian kelas sebanyak 21 rumah sakit yang tersebar di sejumlah kab

  • 11 bulan lalu

    Kebakaran Hutan di Aceh Meluas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi paling barat Indonesia ini mencapai 60 hektare (ha) dalam sepekan terakhir."

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99