Senin, 25 Mei 2020

Guru Pulau Terluar di Aceh Ancam Mogok Mengajar

Oleh: marsot
Senin, 30 Jul 2018 15:19
BAGIKAN:
istimewa.
Guru.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Para guru di kecamatan Pulo Aceh, kabupaten Aceh Besar, masuk katagori pulau terluar di Provinsi Aceh mengancam mogok mengajar jika persoalan tunjangan khusus daerah terpencil yang seharusnya mereka terima tidak terselesaikan.

"Kami akan mogok mengajar jika permasalahan tunjangan khusus daerah terpencil yang menjadi hak kami tidak selesai dan dibayarkan," kata guru SMA Pulo Aceh, Bismi Aulia, di Banda Aceh, Senin 30 Juli 2018.

Pernyataan tersebut dikemukakan Bismi Aulia saat mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Aceh bersama belasan guru dari Kepulauan Pulo Aceh. Dia menyatakan, kedatangan mereka mengadukan persoalan tunjangan khusus daerah terpencil yang sudah setahun enam bulan lebih tidak mereka terima.Didamping sejumlah guru dari Kepulauan Pulo Aceh, dia menjelaskan, tunjangan khusus daerah terpencil mereka terima sejak 2011 hingga 2016. Namun, sejak Januari 2017 hingga kini, tunjangan tersebut tidak lagi diterima.

"Kami tidak tahu mengapa tidak menerima tunjangan khusus daerah terpencil. Semua orang tahu, Pulo Aceh merupakan pulau terluar di Aceh. Sedangkan SK guru terluar juga masih kami pegang," ujar Bismi.

Menurut dia, persoalan tersebut juga pernah dipertanyakan kepada Dinas Pendidikan Aceh. Anehnya, Kepala Dinas Pendidikan Aceh saat itu dijabat Laisani menyebutkan guru di Kepulauan Pulo Aceh tidak lagi berada di pulau terluar.

"Kalau kami bukan lagi guru pulau terluar, kenapa ada sebagian kecil guru di Kecamatan Pulo Aceh masih menerima tunjangan khusus daerah terpencil. Ini ketidakadilan yang kami terima," tegas Bismi.

Oleh karena itu, mereka mengharapkan Ombudsman RI Perwakilan Aceh membantu para guru di pulau terluar di Provinsi Aceh tersebut mendapatkan kembali tunjangan khusus daerah terpencil yang merupakan hak. "Permasalahan ini juga sudah pernah kami sampaikan kepada Anggota DPR Aceh. Kami merencanakan akan menyampaikan masalah ini kepada Bupati Aceh Besar. Jika tetap tidak ada respons, maka kami akan menghentikan kegiatan belajar mengajar," tandas Bismi. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Prajurit TNI Mengajar di Papua

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Prajurit TNI dari Yonif PR 328/DGH mengajarkan cara membaca dan menulis kepada pelajar SD Inpres Yowong di Kampung Yowong, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, yang berbatas

  • 2 tahun lalu

    DIRUT PELINDO 1 MENGAJAR

    Melalui program BUMN Mengajar, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 hadir di SD Negeri 178491 Pintupohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada Kamis 21 Desember 2017. Direktur Utam

  • 2 tahun lalu

    Dirut Pelindo 1 Mengajar Siswa Sekolah Dasar

    BALIGE (EKSPOSnews): Melalui program BUMN Mengajar, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 hadir di SD Negeri 178491 Pintupohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada Kamis 21 Desembe

  • 3 tahun lalu

    Guru Honorer di Tanjungbalai Ancam Mogok Mengajar

    TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Tenaga pendidik dan kependidikan berstatus honorer di Kota Tanjungbalai mengancam akan mogok kerja akibat belum menerima gaji pascaalih kelola SMA/SMK dari pemerintah kota k

  • 3 tahun lalu

    Banyak Guru SMA Mau Pindah Mengajar SD

    SAMPIT (EKSPOSnews): Fenomena unik terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yakni banyak guru SMA sederajat yang menyatakan ingin pindah mengajar ke jenjang pendidikan dasar.

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99