Rabu, 27 Mei 2020

Ganefri Menjadi Rektor UNP karena Suara Menteri

Jumat, 17 Jun 2016 10:24
BAGIKAN:
PADANG (EKSPOSnews): Ketua Alumni Universitas Negeri Padang (UNP), Fauzi Bahar mengatakan suara anggota senat pada Pemilihan Rektor UNP dominan untuk Phil Yanuar Kiram, namun ia kalah karena kewenangan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Republik Indonesia, Muhammad Nasir.

Karena kewenangan menteri dan hak suaranya mencapai 35 persen dari 126 suara maka Ganefri terpilih menjadi rektor UNP yang baru, katanya di Padang, Jumat 17 Juni 2016.

Ia menjelaskan awalnya suara untuk Ganefri 21 suara, Samsul Amar 25 suara, dan Phil Yanuar Kiram 32 suara, tetapi karena ada kewenangan dari menteri maka suara untuk Ganefri dan Samsul Amar sama-sama dikurangi dua, sedangkan suara untuk Phil Yanuar Kiram ditambah delapan.

Maka, lanjutnya, perolehan suara yang diperoleh Ganefri menjadi 19 suara, Samsul Amar 23 suara dan Phil Yanuar Kiram 40 suara.

Setelah suara Ganefri dan Syamsul berkurang masing-masing dua suara dan suara untuk Yanuar ditambah delapan maka masuklah suara Menteri Ristekdikti 44 suara untuk Ganefri sehingga Ia memperoleh 63 suara, ujarnya.

Fauzi mengakui tidak mengetahui maksud dari Menteri Ristekdikti yang memberikan suara penuh untuk satu calon karena pada tahun pemilihan sebelumnya suara dari Menteri Ristekdikti dibagi rata untuk seluruh pasangan calon.

Meskipun begitu, Saya berharap dengan terpilihnya Pak Ganefri menjadi rektor yang baru dapat memperbaiki pendidikan di UNP karena kampus ini merupakan tempat menciptakan budi pekerti yang baik untuk mahasiswa, katanya.

Salah seorang alumni mahasiswa UNP, M. Ari menyebutkan walau pemilihan terlihat seperti menteri lebih condong ke Ganefri namun ia memandang bahwa pasti ada keuntungan kampus di balik itu.

"Saya berharap dengan terpilihnya Pak Ganefri dapat membuktikan kenapa menteri memberikan seluruh suaranya kepada Pak Genefri," katanya saat dihubungi lewat telepon.(ant)

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Selamat Bekerja Para Menteri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik 34 menteri  Kabinet Indonesia Maju dan empat kepala lembaga di Istana Negara, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019.Para menteri yang dilan

  • 7 bulan lalu

    Nadiem Makarim Tak Layak Jadi Menteri?

    Nadiem Makarim bertemu Presiden Joko Widodo selama kurang lebih 40 menit di Istana Kepresidenan pada Senin pagi, untuk berbincang terkait visi dan misi presiden yang ingin mengembangkan SDM, mereforma

  • 8 bulan lalu

    Prabowo Merapat ke Jokowi. Mau Jadi Menteri?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Merdeka, Jakarta disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana

  • 9 bulan lalu

    2 Pegawai Kementerian Keuangan Dipecat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Keuangan telah menjatuhi hukuman disiplin terhadap dua pegawainya yang terjerat kasus suap terkait pemeriksaan atas restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) tahu

  • 11 bulan lalu

    Pengumpulan Uang untuk Transportasi Menteri Agama

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Jawa Timur Zuhri mengaku diperintah untuk menerima uang dari sejumlah kantor Kementerian Agama di Jawa Timur untuk bantuan tr

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99