Selasa, 23 Jan 2018

Fasilitas Sekolah di Aceh Utara Rusak Parah

Oleh: alex
Rabu, 13 Des 2017 04:59
BAGIKAN:
istimewa.
Sekolah (ilustrasi).
LHOKSUKON (EKSPOSnews): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh menyatakan, banjir yang melanda kawasan itu pada pekan pertama Desember 2017 telah menyebabkan fasilitas di sejumlah sekolah rusak parah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Zulkarnaini di Lhoksukon,  menyebutkan, sarana dan prasarana sekolah yang rusak itu berada di tiga TK, 18 SD dan 15 SMP yang tersebar di sejumlah kecamatan.

"Banjir telah menyebabkan kerusakan terhadap fasilitas sekolah di antaranya seperti pagar roboh, mobiler, kursi tamu, komputer, printer dan perangkat sound system, buku-buku di lemari dan termasuk rapor siswa juga ikut rusak," kata Zulkarnaini, Selasa 12 Desember 2017.

Selain itu, taman sekolah termasuk bunga di dalamnya juga mati. Namun terparah kerusakan terhadap fasilitas sekolah ini terjadi di SDN 24 dan SDN 1 Kecamatan Lhoksukon.

Banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan pada fasilitas sekolah, tetapi para murid terpaksa diliburkan, termasuk ujian semester ganjil harus ditunda dan baru dilaksanakan pada Senin (11/12).

Dikatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan lebih lanjut terhadap fasilitas sekolah yang rusak usai banjir. Sehingga, kata Zulkarnaini, pihaknya belum mengestimasikan kerugian ini ke rupiah.

"Ini menimbulkan kerugian yang cukup besar, tetapi kita belum estimasi kerusakan ini ke rupiah. Kalau taksiran saya, kerugiannya yang ditimbulkan bisa mencapai ratusan juta rupiah, bahkan bisa lebih ini," bebernya.

Dijelaskan, 3 unit TK dan 18 unit SD dan 15 SMP yang terendam banjir tersebut, tersebar di sejumlah kecamatan di Aceh Utara, di antaranya Kecamatan Lhoksukon, Pirak Timu dan Matang Kuli.

Seperti diketahui, banjir pada pekan pertama bulan Desember ini berdampak terhadap 23 kecamatan dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Utara.

Ribuan rumah, tambak ikan dan sawah petani tergenang banjir. Pemerintah setempat mencatat 21 ribu jiwa korban mengungsi ke tempat aman pada waktu itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Kodim Aceh Utara Gandeng BRI Renovasi Rumah Warga Miskin

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara, Provinsi Aceh, bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) membangun rumah warga miskin yang selama ini menempati hunian

  • 2 bulan lalu

    Angin Puting Beliung Hantam Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Belasan rumah di Desa Matang Sijuek, Kecamatan Baktya Barat, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh roboh dihantam angin puting beliung yang terjadi Sabtu 25 November 2017.Salah

  • 3 bulan lalu

    Ladang Ganja Ditemukan di Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Polisi yang melakukan penggerebekan ladang ganja seluas sekitar enam hektare di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, berhasil menangkap salah seorang petani

  • 5 bulan lalu

    Produksi Melon dari Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Hasil produksi melon dari Kelompok Tani Geuthe Na di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mammpu memenuhi kebutuhan buah segar di daerah itu.Ketua Kelomp

  • 10 bulan lalu

    Ribuan Nelayan Aceh Utara Diasuransikan

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Sedikitnya 4.500 nelayan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, diasuransikan dan 1.200 orang di antaranya sudah mendapat kartu.Sekretaris Panglima Laot (lembaga hukum adat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99