Senin, 25 Mei 2020

Deli Serdang Penyumbang Terbesar Angka Putus Sekolah

Sabtu, 06 Agu 2016 19:22
BAGIKAN:
istimewa
LPM Unimed berupaya menjadikan Denai Lama sebagai kampung digital.

LUBUK PAKAM (EKSPOSnews): Pemkab Deli Serdang dan Dirjen Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kemendikbud  gandeng LPM Unimed pada peresmian Desa Vokasi di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Launching Desa Vokasi ini dihadiri Kasubdit Kesetaraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI  Kastum, Bupati Deli Serdang yang diwakili oleh Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, Kepala LPM Unimed Kustoro Budiarta, Camat Pantai Labu Ayub, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deli Serdang Wastiana Harahap, pimpinan SKPD, Kepala Desa Denai Lama Parnu dan pejabat lainnya.

Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars serta tamu undangan duduk lesehan diatas tikar dan ambal. Para tamu undangan pun disajikan jagung rebus, kacang rebus dan makanan khas desa lainnya.

Sedangkan kelompok ibu – ibu juga menjual produk makanan yang menjadi unggulan daerah terbuat dari hasil pertanian seperti dari buah melinjo dibuat menjadi emping, tepung melinjo, cake melinjo, brownis melinjo.

Buah pisang dibuat menjadi tepung pisang, bangkit pisang dan dodol pisang. Buah pepaya dibuat menjadi dodol pepaya, selai pepaya, manisan pepaya, saos pepaya. Serta hasil kerajinan plakat nama, hiasan lampu, keranjang miniatur sepeda motor.

Para tamu undangan dan masyarakat terlihat antusias membeli makanan dan kerajinan yang dipajang diatas meja yang ada di sekitar lokasi acara.

Kasubdit Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Kastum menerangkan  ada 3 katagori desa yang terpilih menjadi desa vokasi yaitu pertama di desa tersebut ada pejuang wanita, kabupaten lokasi desa tersebut memiliki angka putus sekolah dan desa tersebut penyumbang tenaga kerja terbanyak.

“Desa Denai Lama terpilih menjadi desa vokasi karena Deli Serdang merupakan penyumbang terbanyak angka drop out (putus sekolah),” tegas  Kastum dihadapan Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars.

Pernyataan Kastum ini pun membuat para tamu undangan tertunduk dan terdiam. Meskipun begitu, Kastum berharap dengan adanya desa vokasi ini maka perekonomian masyarakat desa meningkat. “Desa vokasi ini merupakan kelanjutan dan terobosan program Gerakan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M),” ujar Kastum.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Unimed Kustoro Budiarta dalam paparan Programnya menyatakan bahwa,  LPM Unimed serius untuk melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap masyarakatyang putus sekolah untuk dapat produktif dan dapat menjadi penopang perekonomian masyarakat desa, karena Kecamatan Pantai Labu merupakan kecamatan yang sudah dua tahun di Bina Oleh LPM Unimed.

LPM unimed juga melakukan upaya untuk mendorong Desa Denai lama menjadi “kampung digital” sehingga menjadi solusi bagi pemasaran secara online produk-produk yang dihasilkan oleh desa sehingga mampu  menembus pasar Internasional. Hal ini akan berimplikasi langsung pada kondisi masyarakat yang tidak produktif menjadi masyarakat yang mapan secara ekonomi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, mengaku kaget dengan terpilihnya Desa Denai Lama sebagai desa vokasi dengan katagori penyumbang paling banyak putus sekolah. “Kaget jika Desa Denai Lama terpilih menjadi desa vokasi karena banyak yang putus sekolah. Seharusnya dengan kartu pintar tidak ada lagi yang putus sekolah.Tahun depan saya berharap ada lagi desa vokasi tapi bukan karena drop out (putus sekolah),” tegas Zainuddin.

Dia optimis bahwa dalam beberapa tahun kedepan Desa Denai Lama menjadi leader bagi desa-desa yang ada di Deli serdang. (ril)
 


  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Syamsul Gultom Terpilh Menjadi Rektor Unimed

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengapresiasi atas semua tahapan pemilihan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) berjalan tertib, aman dan lancar, serta sesuai den

  • tahun lalu

    Program Studi Baru Unimed Harus Terakreditasi

    MEDAN (EKSPOSnews): Rektor Universitas Negeri Medan  Syawal Gultom mengatakan prodi baru S3 Teknologi Pendidikan harus segera mendapatkan visitasi akreditasi oleh tim asesor Badan Akreditasi Nasi

  • tahun lalu

    Mahasiswa Unimed Raih Medali Emas

    MEDAN (EKSPOSnews): Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan berhasil meraih medali emas dan Most Favorit Penilaian Poster pada ajang bergengsi Indonesia Intern

  • tahun lalu

    Unimed Harus Mampu Bersaing dengan Universitas Terkemuka

    MEDAN (EKSPOSnews): Rektor Universitas Negeri Medan Syawal Gultom, mengatakan perguruan tinggi negeri yang dipimpinnya itu, ke depan diharapkan harus bisa bersaingi dengan berbagai universitas terkemu

  • tahun lalu

    Satpam Unimed Hajar 2 Orang Sampai Mati

    MEDAN (EKSPOSnews): Personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang merenggut dua orang pria di Kampus Universitas Negeri Medan Jalan Williem Iskandar Desa Med

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99