Jumat, 18 Agu 2017

Bekas Pabrik Semen Gresik Akan Dijadikan Universitas

Oleh: Jallus
Selasa, 08 Agu 2017 04:04
BAGIKAN:
istimewa
Semen Indonesia.
GRESIK (EKSPOSnews): Bangunan bekas pabrik semen gresik yang berada di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kini dibuat untuk ruang kelas Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Perancang bangunan UISI Wahyu Setyawan di Gresik mengatakan keberadaan ruang kelas dari bekas Pabrik Semen Gresik itu resmi bisa digunakan untuk tahun ajaran 2017/2018, dengan konsep "smart campus" yang ramah lingkungan.

"Bangunan baru UISI yang berlokasi di bekas pabrik Semen Gresik ini berasal dari bagunan pengolahan batu bara yang sudah tidak dimanfaatkan, dan kami buat dengan dilengkapi dengan teknologi canggih," kata Wahyu, Senin 7 Augustus 2017.

Ia mengatakan, awalnya penggunaan bekas bangunan pabrik pengolahan batu bara (coal mill) dan penyimpanan (silo) menjadi kampus itu dianggap sebuah ide gila oleh sebagian direksi PT Semen Indonesia.

"Namun, saat ide tersebut diterima dan kami susun, kini kampus UISI memiliki identitas dan posisi yang kuat sebagai universitas korporasi PT Semen Indonesia," katanya.

Ia menjelaskan, bangunan pabrik semen seluas 1.500 m2 itu terdiri dari tiga lantai dan 13 ruang kelas, perpustakaan dan auditorium teater, berkapasitas 520 orang.

"Bangunan ini dapat menampung sepertiga dari total 1.500 mahasiswa UISI, disamping adanya 5 gedung kampus A dan kampus C," katanya.

Sementara itu, Desainer Microchips dari ITB Dr Trio Adiono mendukung bangunan itu, dan pengembangan "smart campus" di UISI, karena konsep tersebut juga merupakan pilot project Kemenristekdikti yang akan diterapkan pula di kampus UI dan Unhas.

"Nantinya sivitas akan mendapat smart card untuk proses akademik, presensi di kelas, akses sarana prasarana, akses perspustakaan, dan pembayaran di kantin. Dan kami yakin dengan kemampuan SDM dan kompetensi UISI," ujar Trio.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Alat Pendeteksi Salmonella

    MALANG (EKSPOSnews): Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang menciptakan alat pendeteksi bakteri Salmonella dalam kandungan bahan makanan yang diberi nama Pilato

  • 3 bulan lalu

    Malaysia, Thailand, Indonesia Perkuat Jaringan Pendidikan Universitas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sebanyak 24 universitas dari Malaysia, Thailand, dan sub-regional Indonesia menandatangani piagam atau anggaran dasar Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle University Ne

  • 5 bulan lalu

    Menteri Akan Panggil Rektor Universitas Sriwijaya Palembang

    SURABAYA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir akan memanggil rektor Universitas Sriwijaya, Palembang, terkait insiden meninggalnya dua mahasiswa setela

  • 7 bulan lalu

    Universitas Sriwijaya Raih Akreditasi A

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Civitas Akademika Universitas Sriwijaya Palembang menggelar syukuran atas raihan Akreditasi A dari BAN-PT berlangsung di rumah dinas Rektor Unsri Bukit Besar Kecamatan Ilir

  • 7 bulan lalu

    Universitas Malikussaleh Tuan Rumah Kegiatan 3 Insentif

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Universitas Malikussaleh (Unimal) Provinsi Aceh, ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan Tiga Program Insentif/Hibah Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) pada

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak