Senin, 25 Mei 2020

Ada Sekolah Kopi di IPB

Oleh: Jallus
Minggu, 11 Nov 2018 04:54
BAGIKAN:
istimewa.
Institut Pertanian Bogor (IPB).
BOGOR (EKSPOSnews): Institut Pertanian Bogor (IPB) membuka "Sekolah Kopi" yang siap melahirkan barista-barista muda berbakat dan bertalenta kuat dalam mengenal cita rasa kopi Nusantara. Sekolah Kopi angkatan pertama dibuka secara resmi oleh Rektor IPB Dr Arif Satria, di Fakultas Pertanian IPB, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Kita mau mencetak barista tangguh," katanya, Sabtu 10 November 2018.

Menurut Arif, ide membuka sekolah kopi bagi mahasiswa karena saat ini tren kopi sudah luar biasa.

"Kopi tidak lagi identik dengan orang tua tapi kita sudah bergeser ke arah generasi muda,"katanya.

Saat ini, anak muda yang menyukai kopi sudah semakin bertambah jumlahnya dan mereka hadir dalam setiap kegiatan kopi."Kopi sudah menjadi gaya hidup sehingga banyak orang yang tertarik dengan dunia kopi," katanya.

Tapi, lanjut Arif, yang namanya gaya hidup punya masanya, tidak tahu kapan akan bergesernya. Sekarang barista atau peracik kopi menjadi profesi yang paling bergengsi.

"Seperti tradisi minum teh yang sudah ada sejak zaman dulu, sekarang bergeser ke era milenial mengenal kopi," katanya.

IPB, katanya, memang fokus pada penyesuaian kecenderungan gaya hidup yang pada saat ini banyak digandrungi anak-anak muda.

"Profesi barista sekarang semakin bergengsi," katanya.

Kondisi ini menjadi ajang bagi IPB untuk membangun komunikasi, karena banyak yang mau belajar kopi.

Selain itu, karena kopi merupakan salah satu produk pertanian yang punya nilai bagus.

IPB berkerja sama dengan Rumah Kopi Ranin yang juga dikembangkan oleh alumni IPB bersama Tejo Pramono.

Angkatan pertama Sekolah Kopi ini diikuti 10 orang mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Rektor IPB.

Pendaftar beasiswa Sekolah Kopi di IPB ini membludak mencapai 80 orang lebih.

"Tapi setelah diseleksi secara ketat, kita dapatkan 10 orang mahasiswa," kata mentor sekaligus pendiri Rumah Kopi Ranin, Tejo Pramono.

Proses seleksi dilakukan dengan memilih mahasiswa yang betul-betul memiliki bakat dalam mengenal cita rasa. Selain itu, berasal dari daerah yang terdapat produksi kopi, memiliki jurusan pendidikan dasar berkaitan dengan kopi.

"Dari 10 orang siswa angkatan pertama kebanyakan perempuan, hanya tiga laki-laki, karena perempuan punya anugerah dapat mengenal cita rasa, dan lebih peka," katanya. Sekolah Kopi ini berlangsung selama empat hari, hanya dilaksanakan selama hari Sabtu dan Minggu. Para siswa dilatih oleh Uji Saptono seorang "tester" kopi bersertifikat internasional.

Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan IPB, Handian Purwawangsa menambahkan, mahasiswa IPB memiliki ilmu dasar yang membantu dalam pengembangan pendidikan kopi.

"Karena IPB memiliki keilmuan dasar terkait pengembangan kopi, sehingga ini lebih memudahkan para siswa untuk menguasai keahlian kopi," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun biaya untuk mengikuti sekolah kopi yang ada di luar IPB sebesar Rp25 juta per orang.

Khusus di IPB para mahasiswa mendapatkan beasiswa dari rektor.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    IPB Tingkatkan Masuk Kampus Kelas Dunia

    BOGOR (EKSPOSnews): Institut Pertanian Bogor (IPB) menargetkan masuk dalam jajaran 500 world record pada 2019 menyusul UI, ITB dan UGM yang telah lebih duluan."IPB menargetkan 2019 juga targetkan masu

  • 2 tahun lalu

    RNI Gandeng IPB

    BOGOR (EKSPOSnews): Institut Pertanian Bogor bekerja sama dengan dengan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema "Daya Saing Industri Gula di Era In

  • 2 tahun lalu

    Puluhan Mahasiswa IPB Asal Nias Utara Terancam

    NIAS UTARA (EKSPOSnews): Puluhan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur beasiswa utusan daerah asal Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara terancam putus kuliah karena belum dikirimnya b

  • 2 tahun lalu

    Aliran Sesaat di IPB?

    BOGOR (MM): Rektor IPB Arif Satria mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan pernah ada aliran sesat di kampus tersebut di tahun 2000 an."Saya tidak pernah mengatakan ada aliran sesat di IPB," kata

  • 3 tahun lalu

    IPB Rombak Sejumlah Program Studi

    BOGOR (EKSPOSnews): Rektor terpilih Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria akan merombak sejumlah program studi untuk mewujudkan "techno-sociopreneurship univeristy" atau kampus yang menghasilkan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99