Senin, 20 Nov 2017

3 Hasil Penelitian USU Akan Dikomersialkan

Oleh: Tawanli
Senin, 27 Mar 2017 14:59
BAGIKAN:
Tawanli
Rektor USU bersama staf.
MEDAN (EKSPOSnews): Tiga hasil penelitian dari dosen Universitas Sumatera Utara segera dikomersialisasikan melalui program Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Hasil Penelitian Tulus Ikhsan Nasution dengan dua produk, yaitu Alat Pendeteksi Kelembaban Tanah menggunakan Sensor Berbasis Film Tebal, dan alat pendeteksi diabetes melalui nafas menggunakan sensor film tipis kitosan," ujar Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, di Medan, Senin 27 Maret 2017.

Kemudian, menurut dia, hasil penelitian Lilis Sukeksi, berupa pembuatan Sabun Mandi dan Shampo batangan natural dengan bahan baku utama minyak kelapa.

"Keduanya sudah lulus desk evaluation, dan diundang oleh Dirjen Penguatan Inovasi, Kemristekdikti ke Jakarta pada hari Rabu-Jumat, 22-24 Maret 2017 untuk mengikuti seleksi tahap lanjutan," ujar Runtung.

Ia menyebutkan, di bidang Kekayaan Intelektual, sejak tahun 2016 hingga saat ini tercatat 2 Paten dari penelitian Dosen USU sudah bersertifikat, juga sebanyak 18 permohonan Paten Biasa dan 12 Paten Sederhana sudah didaftarkan, dalam proses pemeriksaan, serta 7 Hak Cipta sedang diproses oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Upaya pemanfaatan aset USU secara maksimal untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan pendapatan Non PNBP USU juga telah dilakukan.

"Perkembangan yang telah terjadi selama tahun 2016 antara lain, Rumah Sakit USU yang sebelumnya menjadi sorotan tajam dari masyarakat karena belum dioperasikan.Kerja keras semua pihak telah dioperasikan mulai 28 Maret 2016 untuk melayani masyarakat, serta bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," ucapnya.

Rektor menambahkan, dengan penanganan serius dan pengelolaan yang baik oleh jajaran Direksi dan Staf, dalam kurun waktu 9 bulan sejak dioperasikan pada bulan Desember 2016, Rumah Sakit USU berhasil meraih Akreditasi Paripurna (Bintang Lima) dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit.

Untuk pengembangan Kampus USU di Kuala Bekala tahun ini direncanakan segera akan dibangun Waduk Mini, atas biaya yang telah dimasukkan dalam APBD Provinsi Sumatera Utara tahun 2017.

Waduk ini diharapkan dapat menjadi resapan air dan mengurangi dampak banjir Kota Medan, dan juga mendukung program AgriWisata yang akan dikembangkan di Kampus USU Bekala tersebut.

Perkembangan lainnya sangat menggembirakan pada bulan Mei 2016, yakni Sertifikat Hak Pakai Kebun Percobaan Tambunan di Kabupaten Langkat telah diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat seluas seluas 369,2 hektare.

"Berarti, sertifikat tanah Kebun Tambunan berhasil diterbitkan setelah lebih dari 35 tahun sejak diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara kepada USU.Sisanya, saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk pendaftaran," kata Runtung.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99