Rabu, 21 Agu 2019

Wisatawan ke Sumbar Meningkat

Oleh: alex
Senin, 10 Jun 2019 22:05
BAGIKAN:
reuters.
Padang.
PADANG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengkoreksi jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu pada libur Lebaran 2019 yang awalnya dikhawatirkan tidak capai target, ternyata jauh di atas target.

"Awalnya diprediksi jumlah kunjungan tahun ini menurun, tetapi setelah semua data dari kabupaten dan kota masuk malam ini, jumlah kunjungan mencapai 2,1 juta, jauh di atas target 1,6 juta orang," katanya di Padang, Senin 10 Juni 2019.

Data itu menurutnya untuk periode 5 - 9 Juni 2019 untuk 18 kabupaten dan kota minus Kabupaten Kepulauan Mentawai yang belum mengirimkan datanya.

Berdasarkan data yang dilaporkan, Kabupaten Pesisir Selatan mendapat kunjungan paling tinggi sebesar 795.747 wisatawan, Kota Padang 330.000 wisatawan, di susul Kota Pariaman 226.993 wisatawan dan Bukittinggi 192.242 wisatawan. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 264 orang.

"Perkiraan uang beredar selama lima hari tersebut sebesar Rp214 Miliar, dengan asumsi kebutuhan makan minum rata-rata Rp100 ribu orang per hari," ujarnya.

Ia menyampaikan data kunjungan wisatawan melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memang menurun dan berimbas pada jumlah kunjungan. Tetapi, kekurangan itu ditutupi oleh kunjungan wisatawan yang masuk lewat darat menggunakan bus atau kendaraan pribadi.

Nasrul Abit juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para wisatawan yang mau berlibur di Sumbar bersama keluarga, sanak famili dan teman sejawat.

"Kita memang merasakan ada kemacetan luar biasa selama 5 hari, karena jumlah kunjungannya tinggi sementara prasarana jalan kita tidak ada pengembangan dan tidak lagi memadai kondisi menghadapi kunjungan wisatawan tersebut," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengatakan data yang sebelumnya menyebar adalah laporan dari tujuh kabupaten dan kota. Data itu juga berdasarkan jumlah tiket yang terjual, tidak termasuk wisatawan yang masuk tanpa tiket seperti pantai Padang.

"Kita lakukan pengecekan ulang pada semua kabupaten dan kota, baik berdasarkan tiket maupun yang tidak," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Memanjakan Orang Sumbar dengan Kopi Gayo

    PADANG (EKSPOSnews): Kopi gayo khas Aceh menjadi minuman yang banyak diminati oleh pengunjung pada pameran Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Nasional yang ke-47 di tama

  • 4 minggu lalu

    Kejati Sumbar Kejar 7 Terpindana Kasus Korupsi

    PADANG (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar) memburu tujuh terpidana kasus korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)."Saat ini ada tujuh DPO terpidana kasus korupsi yang b

  • 2 bulan lalu

    Rel Kereta Api di Sumbar Mati Suri

    PADANG (EKSPOSnews): Sepanjang 210 kilometer dari 300 kilometer panjang lintasan rel kereta api di Sumatera Barat masih "mati suri" karena sejumlah kendala."Saat ini baru 90 kilometer lintasan yang ef

  • 2 bulan lalu

    Tambak Udang Panamae di Sumbar Tak Memiliki Izin

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat  ada 17 usaha tambak udang vaname yang tidak me

  • 2 bulan lalu

    Perhutanan Sosial di Sumbar Bisa Bertambah

    PADANG (EKSPOSnews): Luas areal hutan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui program Perhutanan Sosial di Sumatera Barat (Sumbar) bisa bertambah karena masih te

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99