Selasa, 24 Okt 2017

Wisata Sileri Ditutup karena Meletus

Oleh: yusuf
Minggu, 02 Jul 2017 20:15
BAGIKAN:
twitter
Kawah Sileri, Dieng.
JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan Kawah Sileri, Dieng, Jawa Tengah, ditutup untuk umum akibat meletus.

"Tidak ada korban jiwa meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu 2 Juli 2017.

Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Banjarnegara, saat terjadi letusan terdapat 17 orang pengunjung atau wisatawan. Sebanyak empat orang menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur.

Dia mengatakan Kawah Sileri berada di Kompleks Gunung Dieng di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, tiba-tiba meletus pada Minggu sekitar pukul 12.00 WIB.

Letusan, kata dia, disertai material lahar dingin, lumpur dan asap hingga mencapai 50 meter sehingga mengenai wisatawan yang saat itu berada di sekitar Kawah Sileri. Tipe letusan adalah freatik yaitu letusan gas atau embusan asap dan material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan.

Sutopo mengatakan petugas BPBD Kabupaten Banjarnegara, PVMBG, TNI, Polri, SKPD, relawan dan lainnya sudah berada di lokasi bencana. Pengunjung maupun warga diminta untuk meninggalkan lokasi dan untuk area kawah sudah dikosongkan. Kejadian tersebut berpotensi menimbulkan letupan susulan.

"Kawah Sileri merupakan salah satu objek wisata di Dieng Plateau, memiliki bentuk unik berupa kepundan datar, sehingga permukaan air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah," kata dia.

Dengan permukaan air mencapai empat hektare, kata dia, aktivitas kawah tersebut cukup tinggi dan sempat beberapa kali meletus sehingga menjadi kawah yang paling berbahaya di Dieng.

Menurut dia, Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali yang sempat tercatat adalah tahun 1939, 1944, 1964, 1984, 2003 dan 2009.

"Hingga saat ini status Gunung Dieng masih normal aktif. Belum ada kenaikan status terkait dengan peningkatan aktivitas gunung dan letusan yang terjadi pada siang ini," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Sinabung Meletus, Ada Korban Jiwa?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gunung Sinabung,Sumatera Utara meletus Kamis dinihari namun tidak ada korban jiwa serta jumlah pengungsi tidak bertambah akibat letusan gunung api aktif itu,kata Kepala Pusdatin

  • satu bulan lalu

    Gunung Agung Belum Meletus

    DENPASAR (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan belum terjadi hujan abu vulkanik menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Agung, berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mi

  • 5 bulan lalu

    Gunung Marapi Meletus 19 Kali

    BUKITTINGGI (EKSPOSnews): Sebanyak 19 kali letusan terjadi di Gunung Marapi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin sejak pukul 00.01 WIB.Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA)

  • tahun lalu

    Permukaan Danau Toba Susut 2 Meter. Pertanda Gunung Toba Mau Meletus?

    PARAPAT (EKSPOSnews): Permukaan perairan Danau Toba di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengalami penurunan sekitar dua meter dari kondisi tinggi permukaan semula. Effendi Bakkar

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99