Selasa, 23 Okt 2018

Wisata Mangrove di Bengkulu

Oleh: marsot
Kamis, 15 Feb 2018 02:52
BAGIKAN:
istimewa.
Mangrove.
BENGKULU (EKSPOSnews): Ekosistem mangrove di Muara Sungai Jenggalu, Kota Bengkulu menjadi andalan pengelola wahana wisata alam Taman Wisata Mangrove Badrika untuk menarik pengunjung.

"Mangrove di Muara Jenggalu ini menjadi daya tarik utama untuk menggaet pengunjung," kata Manajer Taman Wisata Mangrove Badrika, Leo Fadli Bakti di Bengkulu, Rabu 14 Februari 2018.

Saat peluncuran wahana wisata alam itu, Leo mengatakan lokasi itu juga menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati matahari terbenam di laut Bengkulu.

Selain suasana alam yang masih asri, pondok dan ruang terbuka di wahana itu juga didesain mengikuti alur ekosistem mangrove Muara Sungai Jenggalu.

Menurut Leo, ada suasana yang berbeda di Taman Badrika bila dibandingkan dengan sejumlah objek wisata yang menawarkan ekosistem mangrove sebagai daya tarik.

"Kami tidak hanya menyajikan keindahan alam tapi juga menyiapkan beberapa kuliner khas Bengkulu," kata dia.

Untuk masuk ke lokasi itu, pengunjung tidak dipungut biaya, namun pengelola mengharapkan tarif yang dibayar pengunjung yang memesan makanan menjadi pemasukan pengelola.

Leo menambahkan, pengelola juga akan melestarikan habitat mangrove yang sudah ada dan siap menghijaukan kawasan sekitarnya dengan mangrove.

Koordinator Komunitas Mangrove Bengkulu, Riki Rahmansyah mengatakan wisata alam yang menawarkan ekosistem mangrove sebagai andalan guna menarik pengunjung seyogyanya semakin memasyarakatkan fungsi penting ekosistem mangrove.

"Wisata mangrove di Bengkulu sepertinya terinspirasi dari daerah lain. Kami melihat perlu dikembangkan ke arah wisata edukasi," kata Riki.

Sebab, kata Riki mangrove memiliki fungsi strategis secara ekologi dan ekonomi yaitu tempat memijah biota laut, terutama udang, kepiting dan kerang yang bernilai ekonomis bagi nelayan.

Sedangkan secara ekologi, mangrove berperan menjadi sabuk hijau pesisir dan menahan gelombang tinggi serta menyerap emisi karbon.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Tol Palembang-Bengkulu Akan Dibangun 2019

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pembangunan tiga ruas jalan tol Trans Sumatera yang menghubungkan Palembang ke Bengkulu sepanjang 330 kilometer (km) akan dikerjakan pada 2019.Manager Proyek Divisi Tol PT Huta

  • 4 minggu lalu

    Ratusan Spesies Anggrek di Bengkulu

    BENGKULU (EKSPOSnews): Sejumlah peneliti anggrek dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Provinsi Bengkulu berhasil menemukan dan mendokumentasikan 160 spesies anggrek di wilayah itu."Ratusan an

  • satu bulan lalu

    Pertamina Kembangan Wisata Mangrove di Pariaman

    PARIAMAN (EKSPOSnews): PT Pertamina MOR I melalui Terminal Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk melanjutkan pengembangan wisat

  • 2 bulan lalu

    Bengkulu Berupaya Tingkatkan Kinerja Pariwisata

    JAKARTA (EKSPOSnews): Provinsi Bengkulu berupaya meningkatkan kinerja sektor pariwisata dengan menggelar atraksi seni dan budaya bertajuk Festival Tabut Bengkulu 2018.Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mer

  • 3 bulan lalu

    Bengkulu Selatan Terancam Kekeringan

    BENGKULU (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, mendata sebanyak delapan dari sebelas kecamatan di daerah itu terancam kekeringan karena musim

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99