Selasa, 16 Okt 2018

Sumbar Dokumentasikan Ratusan Pakaian Adat Perempuan

Oleh: marsot
Senin, 22 Jan 2018 12:10
BAGIKAN:
istimewa.
Pakaian wanita.
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengidentifikasi pakaian adat perempuan Minangkabau mencapai 800 jenis dan sedang didokumentasikan agar tetap terjaga sebagai kekayaan budaya.

"Temuan tentang pakaian adat perempuan di Minangkabau ini sangat mencengangkan karena jumlahnya yang mencapai ratusan," kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Taufik Effendi di Padang, Senin 22 Januari 2018.

Ia menyampaikan itu terkait kekayaan budaya etnis Minangkabau, salah satunya dalam hal jenis pakaian adat.

Menurutnya jumlah yang cukup fantastis itu karena pada masing-masing nagari di Sumbar, terdapat perbedaan jenis pakaian adat perempuan. Bahkan dalam satu nagari, namun berbeda suku juga terdapat perbedaan.

Perbedaan itu diantaranya terletak pada ornamen dan pernik yang digunakan serta perlengkapan lain seperti suntiang (hiasan kepala).

Hal itu, harus didokumentasikan secepatnya karena jika tidak bisa terancam punah dan tidak diketahui lagi oleh generasi penerusnya.

Saat ini telah dilakukan pendokumentasian terhadap 234 jenis dan terus dilanjutkan sesuai anggaran yang tersedia. Diharapkan dalam dua atau tiga tahun ke depan, seluruh jenis pakaian itu bisa didokumentasikan dengan baik.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mendukung upaya yang dilakukan dinas kebudayaan itu karena kekayaan budaya juga berkaitan erat dengan pariwisata yang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai pernak-pernik pakaian adat perempuan Minang yang rumit itu akan sangat menarik bagi wisatawan terutama untuk kaum hawa untuk mencobanya.

Selain pakaian ia juga mendorong dinas kebudayaan untuk membantu pelestarian tradisi silat Minang yang dinilainya makin lama makin menghilang.

"Hilang guru hilang pula jurusnya. Hal ini jangan sampai terjadi karena ini adalah kekayaan masyarakat Minangkabau," ujarnya.

Ia berharap semua pihak yang terkait dengan kebudayaan bisa saling membantu dalam melestarikan kekayaan itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    10 Kepala Daerah di Sumbar Dukung Jokowi

    PADANG (EKSPOSnews): Sepuluh Kepala Daerah terdiri atas delapan Bupati dan dua Wali Kota di Sumbar, di Padang mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali memimpin Indonesia untu

  • 4 minggu lalu

    Minang Geopark Brand Pariwisata Sumbar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Minang Geopark Run ditetapkan menjadi brand pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk mempromosikan dan menjual daya tarik pariwisata Sumbar berupa budaya, alam, dan buat

  • 2 bulan lalu

    Kejati Sumbar Periksa Saksi Korupsi Bansos

    PADANG (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar) segera memeriksa puluhan saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Solok tahun anggaran 2009 dan 2010."Ada 2

  • 2 bulan lalu

    5 Terduga Teroris Diamankan di Sumbar Jaringan JAD

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Syamsi mengungkapkan lima terduga teroris yang diamankan di daerah itu diiduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daul

  • 3 bulan lalu

    Sumbar Siapkan 500 Orang Pencari Kerja Magang ke Jepang

    PADANG (EKSPOSnews): Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 500 orang pencari kerja untuk magang ke Jepang pada tahun 2018."Program magang ke J

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99