Minggu, 23 Feb 2020

Sikap Masyarakat di Sekitar Danau Toba Harus Berubah

Senin, 30 Mei 2016 11:54
BAGIKAN:
SIMALUNGUN (EKSPOSnews): Pengunjung di Danau Toba, Kota Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menilai sebagian pelaku usaha dan masyarakat setempat di daerah perlu membenahi sikap dan perilaku dalam melayani tamu yang datang.

"Mereka sepertinya belum sadar wisata, jadi perlu pembinaan dari pemerintah," ujar Andi (48), warga Kota Medan, Minggu 29 Mei 2016.

Andi bersama keluarga dan teman yang berkunjung ke Parapat untuk mengikuti kegiatan Kementerian BUMN mengaku kecewa dan kesal dengan pelayanan pemilik hotel dan pedagang penjual suvenir di kawasan Open Stage, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Menurut Andi, seharusnya pelaku usaha tidak memanfaatkan satu momen dengan menaikkan harga jual produk, yang bisa membuat pengunjung merasa tidak betah.

"Jual dengan harga yang sepantasnya tanpa melihat hari atau suatu momen, bila perlu beri diskon supaya pengunjung puas dan mempromosikan ke lainnya," saran Andi.

Sementara Ruslan Sinaga (36) menyoroti perilaku sebagian masyarakat setempat yang berpenampilan urakan dan berkata kasar.

"Jadinya kita tidak merasa nyaman, malah was-was (khawatir), ya akhirnya memilih mempersingkat waktu kunjungan," kata warga Kota Kisaran.

Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Bernhard Damanik menyarankan pemerintah segera melakukan langkah antisipatif mengatasi permasalahan tersebut.

"Jika terus dibiarkan, akan menimbulkan preseden buruk bagi Parapat dan pariwisata Simalungun umumnya," kata politisi Partai Nasdem itu.

Menurut Bernhard, pemerintah harus duduk bersama dengan PHRI, pelaku usaha kecil dan tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan pentingnya pelayanan yang memuaskan bagi pengunjung.

Selain itu, melalui Dinas Pariwisata, mengadakan pembekalan pengetahuan yang bertujuan merubah pola pikir dan perilaku yang tidak positif.

Bernhard mencontohkan, keramahtamahan dan penampilan, penentuan dan penerapan standar hunian hotel dan suvenir secara merata.

Standar harga tersebut kata Bernhard, bisa dicantumkan di pusat informasi, dalam bentuk papan pengumuman atau baliho sehingga diketahui secara meluas.

Bernhard menekankan, perubahan mindset (pola pikir) mutlak dilakukan untuk memberikan kesan dan pesan yang membanggakan, khususnya dalam merealisasikan program Nasional menjadikan kawasan Danau Toba sebagai tujuan wisata dunia.(ant)

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Unsyiah Diminta Berbenah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta Universitas Syiah Kuala untuk terus berbenah dalam upaya meningkatkan prestasi di tingkat nasional."Disnatalis Unsyiah ke-

  • 2 tahun lalu

    Danau Toba Mulai Berbenah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah telah menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada 2019 sejumlah satu juta orang. Untuk mendukung ta

  • 2 tahun lalu

    Kepala Rutan Lubuk Sikaping Segera Diperiksa

    PADANG (EKSPOSnews0: Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Sumbar), segera memeriksa Kepala Rumah Tahanan Klas IIB Lubuk Sikaping, terkait izin keluar yang diberikannya ter

  • 3 tahun lalu

    RSUD Parapat Berbenah

    PARAPAT (EKSPOSnews): Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, melakukan berbagai pembenahan fasilitas, khususnya ketersediaan jumlah dan mutu sumberdaya manusia m

  • 3 tahun lalu

    Parapat Berbenah Sambut Liburan

    PARAPAT (EKSPOSnews): Pemerintahan Desa seputar kawasan kota turis Parapat, Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, melakukan pembenahan menyambut kunjungan wisatawan pada libur panjang Leba

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99