Selasa, 21 Mei 2019

Pulau Komodo Tak Perlu Ditutup

Oleh: marsot
Selasa, 19 Feb 2019 19:00
BAGIKAN:
istimewa.
Komodo.
JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Taman Nasional Komodo tidak perlu ditutup untuk keperluan perawatan terhadap hewan komodo, melainkan dilakukan penataan kembali secara bertahap.

"Saya sudah bicara dengan Gubernur (NTT) bahwa memang komodo itu harus direvitalisasi, ditataulang secara baik, tapi bertahap. Jadi tidak ditutup, tapi ditataulang," kata JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa 19 Februari 2019.

Proses pemeliharaan Pulau Komodo, menurut JK, dapat dilakukan sejalan dengan tetap membuka destinasi wisata yang masuk dalam situs warisan dunia UNESCO tersebut.

Salah satu solusinya, para wisatawan dapat diarahkan untuk mengunjungi tempat wisata sekitar selama pemeliharaan Taman Nasional Komodo dilakukan secara bertahap.

"Mungkin tahun ini Pulau ini diperbaiki, tentu wisatawan bisa pergi ke pulau lain, (misalnya) ke Rinca kan ada komodo juga. Di situ kan ada Pink Beach, ada Pulau Rinca, supaya masyarakat di sana tetap punya kerjaan. Jadi bertahap, tidak ditutup," katanya.

Selain Pemindahan Wapres JK telah membentuk tim khusus untuk meneliti lebih lanjut terkait persoalan di Pulau Komodo serta mencari solusi terbaik untuk wisatawan, masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

Tim arahan JK tersebut dikoordinasi langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dengan melibatkan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Persoalan mengenai Pulau Komodo bergulir sejak November 2018, ketika Gubernur Viktor mengatakan ingin ambil bagian dalam pengelolaan Taman Nasional tersebut.

Setelah itu, Viktor Laiskodat juga memunculkan wacana untuk menaikkan harga tiket masuk bagi wisatawan asing sebesar 500 dolar AS dan turis domestik senilai 100 dolar AS.

Terakhir, Viktor kembali memunculkan pernyataan untuk menutup sementara Taman Nasional Komodo selama satu tahun, dengan alasan pemeliharaan untuk hewan komodo yang semakin hari kondisinya semakin kurus karena kurang makan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Ribuan Konten Radikalisme Ditutup

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sekitar 1.600 konten berkaitan paham radikalisme dan terorisme dalam sejumlah platform media sosial ditutup selama Januari sampai April 2019."Informasi yang saya dapat, 1.600 leb

  • 4 bulan lalu

    Menutup Wisata Komodo Setahun

    KUPANG (EKSPOSnews): Pemerintah Nusa Tenggara Timur berencana menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo dari kunjungan wisatawan selama satu tahun sebagai upaya meningkatkan jumlah populasi komodo d

  • 2 tahun lalu

    Pendaftaran CPNS Tahap II Ditutup 25 September

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pendaftaran calon pegawai negeri sipil untuk 61 instansi pemerintah akan dibuka pada 11 September 2017 dan ditutup pada 25 September 2017, demikian informasi yang dilansir Kement

  • 2 tahun lalu

    Ditemukan Komodo di Luar Pulau Komodo

    KUPANG (EKSPOSnews): Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur menemukan Komodo (Varanus Komodoensis) dalam jumlah yang cukup banyak di kawasan cagar alam Wae Wuul, Kabupaten Manggar

  • 2 tahun lalu

    Bank DKI Cabang Medan Ditutup Agustus

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sejumlah cabang Bank DKI di luar Jawa akan ditutup karena tak mampu mengembangkan bisnis di daerah bersangkutan.Salah satu cabang Bank DKI yang akan tutup segera adalah Cabang Me

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99