Minggu, 23 Sep 2018

Pertamina Kembangan Wisata Mangrove di Pariaman

Oleh: marsot
Sabtu, 15 Sep 2018 04:17
BAGIKAN:
istimewa.
Menanam mangrove.
PARIAMAN (EKSPOSnews): PT Pertamina MOR I melalui Terminal Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk melanjutkan pengembangan wisata mangrove di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Operation Head Terminal DPPU Minangkabau Abdul Muis di Pariaman,  mengatakan, pihaknya menyalurkan dana sebesar Rp285 juta untuk melanjutkan pengembangan jalur pejalan kaki atau "tracking" di kawasan hutan mangrove yang juga berada dalam wilayah konservasi penyu di Jalan Buntu Ampalu kecamatan Pariaman.

"Kami fokus membantu pengembangan kawasan ini menjadi lebih besar dan menarik wisatawan datang ke lokasi ini sehingga berdampak bagi masyarakat dan lingkungan," katanya, Jumat 14 September 2018.

Menurut dia, salah satu cara menikmati kawasan hutan mangrove dengan cara membuat tempat pejalan kaki sehingga pegunjung dapat masuk menikmati dan mempelajari hutan tesebut.

Sebelumnya Pertamina telah membuat jalur pejalan kaki sepanjang sepanjang 50 meter dengan lebar 1,5 meter dengan dana CSR sebesar Rp350 juta.

"Kami ingin kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata karena selain hutan mangrove ada juga konservasi penyu yang memiliki tiga dari tujuh jenis penyu yang dilindungi," kata dia.

Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman mengapresiasi langkah Pertamina yang menyalurkan dananya untuk membangun jalur pejalan kaki di kawasan ini. Ini merupakan salah satu cara pelestarian lingkungan yang diharapkan.

"Kita berharap pengembangan ini dapat terus berlanjut, hutan bakau kita sedikit yakni hanya 10 hektare dan dengan pengelolaan yang baik yang sedikit ini dapat dikembangkan sehingga menjadi daya tarik wisata," katanya.

Ia mengakui keberadaan kawasan konservasi penyu dan hutan Mangrove ini mampu menarik wisatawan dan ini berdampak bagi masyarakat. Lapak-lapak pedagang milik masyarakat mulia tumbuh menjual makanan dan cendera mata.

"Tinggal bagaimana kita melakukan pengelolaan lokasi pedagang agar lebih indah. Pembangunan ini membuat perekonomian masyarakat sekitar menjadi lebih baik," kata dia.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Tersangka Kasus Pertamina Bisa Bertambah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menyatakan tersangka dugaan korupsi investasi PT Pertamina (Persero) di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia, pada tahun 2009, bisa bertambah."Ada empat orang

  • 2 hari lalu

    Pertamina Kekurangan Pasokan Bahan Campuran B20

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) mengalami kekurangan pasokan FAME (Fatty Acid Methyl Ester) atau bahan campuran biodiesel B20 dari badan usaha yang memproduksi bahan bakar nabati (BBN). B

  • 4 hari lalu

    Pertamina Salurkan Dana Pendidikan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Kreung Raya menyalurkan "corporate social responsibility" (CSR) untuk bidang pendidikan kepada e

  • 5 hari lalu

    KPK Periksa Dirut Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN yang saat ini menjabat sebagai Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati di gedung KPK, Jakarta

  • 6 hari lalu

    Pertamina Genjot Mandatori B20

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) telah merealisasikan perluasan Mandatori Biodiesel 20 persen (B30) sebesar 80 persen dari target periode berjalan.Dalam kunjungan monitoring implementasi B

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99