Selasa, 24 Okt 2017

Pengelola Geopark Kaldera Toba Ajak Swasta

Oleh: Jallus
Kamis, 20 Jul 2017 05:08
BAGIKAN:
istimewa
Danau Toba.
MEDAN (EKSPOSnews): Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba akan menjalin kemitraan dengan pihak swasta untuk pembangunan Geopark Kaldera Toba menjadi Global Geopark Network (GGN) UNESCO.

"Geopark Kaldera Toba diharapkan bisa menjadi GGN UNESCO, sehingga segala upaya harus dilakukan termasuk bekerja sama dengan pihak swasta," ujar Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah, di Medan, Rabu 19 Juli 2017.

Wagub yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pengelola atau BP Geopark Kaldera Toba (GKT) menegaskan, untuk mewujudkan GKT masuk dalam GGN diperlukan keterlibatan semua pihak.

Bukan hanya pemerintah pusat, tetapi juga provinsi dan kabupaten se-kawasan Danau Toba, masyarakat, perguruan tinggi dan pihak swasta.

"Intinya GKT harus dipahami dan menjadi napas Sumut," ujar Wagub Sumut itu.

Kerja sama khususnya dengan swasta, menurutnya, juga karena besar dana yang dibutuhkan agar GKT itu bisa jadi GGN.

Dana yang besar antara lain untuk penyediaan berbagai kelengkapan pada 16 geosite yang tersebar di beberapa kabupaten. "Swasta diharapkan bisa mengucurkan dana CSR untuk membantu penyediaan berbagai fasilitas publik di geosite GKT," ujar Nurhajizah.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Geopark Kementerian Pariwisata Yunus Kusumahbrata menjelaskan, Sumut bisa belajar pengalaman dari daerah lain yang juga mengusulkan dan berhasil menjadi GGN.

Sumut juga bisa melihat bagaimana keuntungan pemerintah daerah yang memiliki Gunung Sewu setelah gunung itu menjadi GGN.

Pendapatan masyarakat di sekitar Gunung Sewu, kata dia, meningkat sampai 600 persen.

"Di Jepang yang mrmiliki 8 GGN bisa menarik wisatawan sampai 16 juta orang," ujar Yunus.

Dewan Pakar BP GKT Alimin Ginting menegaskan, Sumut sudah lebih siap dengan sistem dan berbagai kelengkapan untuk mendapatkan GGN karena sudah memiliki pengalaman pada pengusulan tahun sebelumnya."Sumut dewasa ini akan melaksanakan lima poin rekomendasi UNESCO untuk bisa Kaldera Toba mendapat GGN," katanya.

Lima rekomendasi adalah akitivitas edukasi terpadu pada masing-masing geo area dengan tema geopark super volcano sudah dalam taraf implementasi.

Kemudian, panel edukasi geologi dan informasi yang lebih fokus pada informasi tematik.

Ketiga, diperlukan strategi pemasaran dan promosi, serta keempat adalah pengembangan budaya lebih ditingkatkan dan lebih banyak.

Adapun rekomendasi yang kelima adalah aktivitas geopark di lapangan harus sudah terjadi pada keempat geo area GKT sebagai satu kesatuan dan harmonis termasuk aktivitas ekonomi keberlanjutan masyarakat.

"Sumut akan semaksimal mungkin menjalankan lima rekomendasi UNESCO itu, agar Kaldera Toba benar-benar terwujud menjadi GGN," katanya

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99