Jumat, 18 Jan 2019
  • Home
  • Pariwisata
  • Pemerintah Israel Larang Warga Indonesia Ziarah ke Jerusalem

Pemerintah Israel Larang Warga Indonesia Ziarah ke Jerusalem

Oleh: marsot
Jumat, 01 Jun 2018 06:21
BAGIKAN:
reuters.
Jerusalem Timur.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Israel tidak seharusnya melarang Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berpergian ke Kota Suci Yerusalem.

"Ada dua alasan untuk ini. Pertama, tidak pernah ada kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk melarang WN Israel untuk memasuki wilayah Indonesia sepanjang memiliki visa/izin," ujar Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana di Jakarta, Kamis 31 Mei 2018.

Anggapan pemerintah Israel bahwa pemerintah Indonesia melarang warganya kemungkinan karena adanya permohonan visa dari sejumlah warga negara Israel beberapa waktu lalu yang tidak kunjung diterbitkan.

"Padahal sebenarnya ditunda dan sama sekali bukan pelarangan," ujar dia.

Kedua, lanjut Hikmahanto, tidak seharusnya pemerintah Israel melarang WNI yang akan melakukan wisata religi ke Yerusalem.

Hal ini karena Yerusalem sudah ditetapkan sebagai wilayah dengan status internasional di bawah kendali PBB berdasarkan resolusi Majelis Umum 194 tahun 1948.

Oleh karenanya pemerintah Israel tidak seharusnya membuat kebijakan yang melarang WNI melakukan wisata religi ke Yerusalem.

Atas insiden ini masyarakat yang akan berpergian ke Yerusalem tentu harus bersabar dalam menyikapi larangan dari pemerintah Israel.

Hal ini mengingat permasalahan yang dihadapi tidak mungkin diselesaikan oleh dua pemerintahan mengingat tidak adanya hubungan diplomatik di antara kedua negara.

Sebelumnya, pemerintah Israel mulai tanggal 9 Juni akan melarang WNI masuk wilayah yang dikuasai oleh Israel, termasuk Kota Suci bagi tiga agama yaitu Yerusalem.

Alasan pemerintah Israel karena ada pelarangan atas warganya masuk ke Indonesia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Upaya Negosiasi Berhasil Bebaskan 25 WNI

    KUBU RAYA (EKSPOSnews): Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha, berhasil membebaskan 25 orang WNI yang di tangkap oleh Tentara Diraja Malaysia (TDM)

  • 2 bulan lalu

    PTPN III Berangkatkan 6 Karyawan Ziarah Rohani ke Jerusalem

    MEDAN (EKSPOSnews): PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) kembali memberangkatkan enam karyawan yang beragama Kristiani untuk menunaikan ibadah wisata rohani ke Jerusalem.  Program tahunan ini s

  • 3 bulan lalu

    Malaysia Usir 17 WNI karena Narkoba

    NUNUKAN (EKSPOSnews): Sebanyak 17 warga negara Indonesia (WNI) bermasalah yang diusir Pemerintah Kerajaan Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara karena kasus narkoba, Kamis (18/10).Salah seor

  • 4 bulan lalu

    Jokowi Resmikan Portal WNI di Luar Negeri

    SEOUL (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, meluncurkan Sistem Informasi Pelayanan dan Perlindungan WNI di Luar Negeri bernama Portal Peduli WNI yang dibuat ol

  • 5 bulan lalu

    Pasukan Israel Bunuh 2 Warga Palestina

    GAZA (EKSPOSnews): Pasukan Israel membunuh dua orang Palestina dan melukai puluhan lagi dalam unjuk rasa mingguan di perbatasan Jalur Gaza, Jumat, kata petugas kesehatan, sementara penengah asal Mesir

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99