Jumat, 17 Agu 2018

Pariaman Alihkan Pemberangkatan Kapal Wisata

Oleh: marsot
Senin, 13 Agu 2018 12:19
BAGIKAN:
istimewa.
Kapal.
PARIAMAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalihkan lokasi pemberangkatan kapal wisata dari Dermaga Terapung di Pantai Gandoriah ke Muaro Pariaman untuk memperlancar transportasi ke pulau wisata itu.

"Pengalihan ini ditujukan agar akses kunjungan wisata ke Pulau Angso Duo tidak terputus akibat kerusakan dermaga terapung yang terjadi beberapa waktu lalu," kata Wakil Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Senin 13 Augustus 2018.

Ia mengatakan sebagai salah satu tempat wisata unggulan di daerah itu, akses pariwisata menuju Pulau Angso Duo diharapkan tidak terputus dengan mencarikan alternatif lokasi pemberangkatan lain.

Apalagi katanya, Muaro Pariaman sebelumnya juga sudah menjadi tempat pemberangkatan wisatawan ke Pulau Angso Duo sebelum adanya dermaga terapung.

Namun, ujar dia, pengalihan pemberangkatan tersebut hanya diizinkan apabila cuaca di daerah itu normal, dan pengusaha kapal wisata mentaati arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menghindari kecelakaan transportasi laut.

"BPBD memiliki informasi tentang keadaan cuaca, apabila bendera merah berkibar artinya setiap pengusaha kapal wisata maupun nelayan dilarang ke laut karena cuaca tidak mendukung," ujarnya.

Terkait kerusakan dermaga terapung yang berada di bibir Pantai Gandoriah katanya, pemerintah daerah telah meminta bantuan tenaga ahli dari Universitas Andalas untuk membaca situasi arus laut.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Syafinal Akbar juga menyarankan agar pemberangkatan kapal wisata dialihkan ke Muaro Pariaman."Pengalihan tersebut agar wisata ke Pulau Angso Duo tetap jalan sehingga pemasukan daerah terus berjalan," katanya.DPRD Pariaman segera memanggil dinas terkait untuk meminta keterangan terkait kerusakan dermaga yang baru saja dibangun tersebut.

"Segera kami panggil karena ini dipertanyakan, serah terima dermaga terapung pada 1 Februari namun sudah rusak parah 4 Agustus 2018," katanya.

Pihaknya juga mempertanyakan apakah material yang digunakan dalam pembangunan tersebut sudah sesuai dengan volume yang tercantum.

"Perencanaan pembangunan dermaga terapung ini juga menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab oleh pihak rekanan dan dinas terkait," kata dia.Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pariaman Feri Andri mengatakan pembangunan dermaga terapung tersebut menghabiskan biaya mencapai Rp5,7 miliar yang bersumberkan APBD.

Terkait kerusakan tiga tiang pancang utama tersebut diduga akibat pengaruh cuaca buruk dan gelombang tinggi yang melanda daerah itu beberapa waktu terakhir.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Darak Badarak Musik Etnis dari Pariaman

    Musik merupakan bahasa universal, dia membuat orang dapat berkomunikasi dan menyampaikan pesan dengan baik," kata itu keluar dari mulut Eric Triton saat melihat penampilan komunitas musik asal Kota Pa

  • 2 minggu lalu

    Membangun PLTS di Padang Pariaman

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Sebanyak empat perusahaan yang tergabung dalam konsorsium segera membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang mampu menghasilkan 50 megawatt di Kawasan Terpadu T

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Pariaman Musnahkan Narkoba

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman, Sumatera Barat memusnahkan sekitar 21 kilogram barang bukti narkotika dari 36 perkara yang telah inkrah berdasarkan putusan Pengadilan Negeri

  • 4 minggu lalu

    Pembangunan Tol Padang Pariaman-Pekanbaru Terganjal Pembebasan Lahan

    PADANG (EKSPOSnews): Pembangunan Tol Trans Sumatera Padang Pariaman-Pekanbaru masih terganjal oleh proses pembebasan lahan yang belum selesai karena masyarakat menolak harga yang ditetapkan oleh tim p

  • 3 bulan lalu

    Mengembangkan Udang Vaname di Padang Pariaman

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memproduksi lebih dari 1.500 ton udang vaname pada tahun 2017 dengan nilai mencapai Rp135 juta."Jumlah produksi tersebut akan be

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99