Senin, 25 Mei 2020

Minuman Tradisional dari Aceh Timur

Oleh: Jallus
Senin, 19 Nov 2018 05:08
BAGIKAN:
WA.
Minuman.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sekelompok ibu rumah tangga di Gampong Alue Ie Itam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur berhasil mengolah rempah-rempah tradisonal menjadi aneka minuman yang berkhasiat untuk kesehatan.

"Ada tiga jenis minuman berbahan rempah-rempah hasil produksi kami berkhasiat untuk kesehatan," kata salah seorang anggota kelompok, Leginem (38) saat dihubungi Antara dari Banda Aceh, Minggu 19 November 2018.

Ia menyampaikan, minuman berbahan rempah-rempah lokal tersebut meliputi, Kopi Stamina, Sereh Lemon, dan Asam Kunyit diproduksi sekelompak IRT yang berjumlah 14 orang binaan PT Medco E&P Malaka, Aceh Timur.

"Usaha ini baru berjalan sekitar empat bulan dan saat ini baru tiga jenis minuman yang sudah kami produksi yaitu, Kopi Stamina, Sereh Lemon dan Asam Kunyit sudah dikemas dalam botol 600 miligram, harganya Rp15.000,-/botol," kata Leginem.

"Saat ini pejualannya masih biasa saja, mungkin karena kurang promosi. Kalau pendapatannya, Alhamdulillah mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari," tambah pelaku usaha rumah tangga tersebut. Lebih lanjut dia menjelaskan, minuman itu semua hasil permentasi rempah-rempah lokal yang sangat alami dan bebas dari bahan pengawet serta mampu menetralisir racun dari dalam tubuh.

Dia menjelaskan, minuman tradisional tersebut menggunakan rempah-rempak hasil produksi petani lokal dan Kopi Stanima mengandung, Biji Kopi, Lada Hitam, Cabe Jawa, Jahe Merah dan Lengkuas. "Kopi Stamina menyegarkan badan dan menetralisir racun berbahaya dalam tubuh," kata Leginem.

Kemudian lanjutnya, Sereh Lemoh hasil permentasi dari, Sereh, Lemon, Kayu Manis dan Gula secukupnya.

"Sereh Lemon itu mampu mengeluarkan angin dalam tubuh dan sangat cocok dikonsumsi bagi siapa saja yang sedang berpergian," ujar dia.

Selanjutnya, Asam Kunyit hasil permentasi dari, Kunyit dan Asam Jawa.

"Kalau Asam Kunyit itu sangat bagus untuk kaum hawa karena melancarkan kutoran saat datang bulan serta membersihkan rahim dan menyembuhkan penyakit lambung," ujarnya menguraikan. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Jembatan di Aceh Barat Ambruk

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aktivitas ribuan masyarakat di di empat desa meliputi Desa Peulanteu LB, Ujong Simpang, Karang Hampa dan Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat hingga Sel

  • 10 bulan lalu

    Pemerintah Aceh Evaluasi Perusahaan Tambang

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi paling barat Indonesia guna mencengah terjadinya pelanggaran hukum."Pemerintah

  • 10 bulan lalu

    Rumah Sakit di Aceh Turun Kelas

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan merekomendasikan penyesuaian kelas sebanyak 21 rumah sakit yang tersebar di sejumlah kab

  • 11 bulan lalu

    Kebakaran Hutan di Aceh Meluas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi paling barat Indonesia ini mencapai 60 hektare (ha) dalam sepekan terakhir."

  • 11 bulan lalu

    Melegalkan Poligami di Aceh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Abdurrani Adian mengatakan pihaknya sangat setuju dan sependapat dengan rencana Pemerintah Aceh untuk mel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99