Minggu, 22 Okt 2017

Menjual Musik Internasional untuk Wisatawan

Oleh: Marsot
Jumat, 11 Agu 2017 05:25
BAGIKAN:
istimewa
Musik.
PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews): Konser musik international yang digelar di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, berperan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke "Negeri Indah, Kepingan Surga" itu.

"Setiap tahun meningkat, untuk tahun 2017, sampai bulan Juli, jumlah kunjungan sudah melebihi total kunjungan tahun 2016," ujar Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Samosir Robintang Naibaho pada temu pers Samosir Music International, To Batak Festival di Pematangsiantar, Sumatera Utara, Kamis 10 Augustus 2017.

Samosir Music International yang mulai diadakan tahun 2014 dengan mengemas aliran musik berbeda masuk program tahunan Pemkab Samosir yakni Horas Samosir Fiesta.

Horas Samosir Fiesta berisikan pagelaran seni, budaya dan adat istiadat etnik Batak yang dipublikasikan kepada pengunjung dalam upaya melestarikan warisan leluhur dan memperkenalkan kepada khalayak ramai.

Pemkab Samosir mendukung penuh konser musik internasional yang digagas Henry Manik (putera daerah) dan Hermann Delago (musisi Eropa), karena memiliki keunikan dengan menggabungkan musik Eropa dengan etnik Batak.

Kolaborasi itu, kata Robintang, menarik minat pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya putera Batak, bahkan wisata mancanegara dan berdampak positif pada tingkat kunjungan tahunan.

Projek Manager Konser Musik Internasiona, Henry Manik merasa bangga bisa mendapat dukungan dari semua artis yang dilibatkan,dengan mengedepankan nilai-nilai persahabatan dan tujuan lebih memasyarakatkan musik dan lagu Batak secara nasional mau pun internasional.

Dalam pagelaran setiap tahun, kolaborasi musik dilaksanakan secara berbeda, musik Batak sebagai fondasi digabungkan dengan jenis musik lain, supaya tidak membosankan pengunjung.

"Tahun sebelumnya aliran musik rock, tahun ini dikolaborasikan dengan aliran klasik Eropa," sebut Henry.

Untuk para musisi pendukung yang sudah terbiasa memainkan aliran musiknya, dipilihkan musik dan lagu Batak yang selaras dengan kemampuan mereka, sehingga memudahkan dan menarik untuk didengar.

Henry berharap agar Samosir Music International bisa terus mendapat dukungan dan perhatian serius, terutama dari pemerintah pusat dan provinsi sehingga gaungnya lebih luas.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Gunung Agung Tak Ganggu Wisatawan

    DENPASAR (EKSPOSnews): Gunung Agung, salah satu dari tiga gunung di Bali yang memiliki ketinggian 3.143 meter di atas permukaan laut kini statusnya meningkat dari waspada menjadi siaga dan berbagai up

  • 2 bulan lalu

    Tari Saman Bisa Tarik Wisatawan

    TAKENGON (EKSPOSnews): Bupati Kabupaten Gayo Lues Ibnu Hasyim menyatakan pergelaran tari saman dengan 10.001 penari yang akan berlangsung di kabupaten tersebut pada, Minggu (13/8) akan menjadi daya ta

  • 4 bulan lalu

    Letusan Gas di Dieng, Wisatawan Luka-luka

    SEMARANG (EKSPOSnews): Sejumlah wisawatan di Kawah Sileri di Kawasan Wisata Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengan, terluka akibat kepanikan saat terjadi letusan freatik (letusan gas) di lokasi wi

  • 4 bulan lalu

    Wisatawan Jerman yang Hilang di Sibayak Belum Ditemukan

    MEDAN (EKSPOSnews): Sebanyak delapan personil Tim Reaksi Cepat atau TRC dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo dan relawan ikut melakukan pencarian Walter Klaus, turis asal Jerman yang hilang k

  • 4 bulan lalu

    Wisatawan Domestik Banjiri Sabang

    SABANG (EKSPOSnews): Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Balohan, Sabang Abdurani,  memperkirakan sebanyak 3.000 wisawatan domestik berkunjung ke pulau paling ujung barat Indonesia."Kun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99