Kamis, 27 Jun 2019

Menikmati Wisata di Sumbar

Oleh: alex
Kamis, 06 Jun 2019 05:25
BAGIKAN:
istimewa.
Objek wisata di Padang.
PADANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengimbau masyarakat untuk menunda rencana liburan ke destinasi wisata dan memberikan kesempatan terlebih dahulu pada perantau dan wisatawan yang datang.

"Kita tahan diri dulu, silaturahim di rumah saja. Biar perantau dan wisatawan yang duluan menikmati destinasi wisata Sumbar," katanya saat memberikan sambutan Sholat Idul Fitri di Padang, Rabu 5 Juni 2019.

Menurut dia warga Sumbar masih punya kesempatan untuk berwisata di negeri sendiri pada akhir masa liburan atau pada hari libur lainnya. Sementara perantau dan wisatawan hanya punya waktu terbatas, sekali dalam setahun untuk berwisata di Sumbar.

Jika semua orang bersamaan mengunjungi destinasi pada saat yang sama pula, dikhawatirkan akan terjadi macet sehingga perantau dan wisatawan yang datang kurang bisa menikmati.

Namun menurut dia itu hanya sebatas imbauan. Meski diharapkan diperhatikan oleh masyarakat, tetapi tidak harus atau wajib.

"Ini imbauan. Mudah-mudahan bisa jadi pertimbangan bersama,"katanya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meminta perantau atau wisatawan untuk tetap waspada perubahan cuaca yang kadang terjadi secara tiba-tiba.

"Jika hujan lebat, waspada longsor pada beberapa titik rawan," katanya.

Bagi yang akan berwisata ke pantai diminta waspada gelombang tinggi yang berpotensi terjadi.

Sumbar memiliki destinasi yang lengkap mulai dari wisata dasar laut, pantai, danau, dataran tinggi hingga pegunungan.

Seni budaya dan kuliner daerah juga sangat mendukung pariwisata karena memiliki kekhasan dan rasa yang sudah diakui dunia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Peminat Burung! Mari Berwisata ke Hutan Taman Nasional Lore Lindu

    PALU (KICAU): Hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di wilayah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, paling banyak diminati wisatawan minat khusus, yakni pengamat burung dibanding pengunjung lainnya

  • satu minggu lalu

    Rel Kereta Api di Sumbar Mati Suri

    PADANG (EKSPOSnews): Sepanjang 210 kilometer dari 300 kilometer panjang lintasan rel kereta api di Sumatera Barat masih "mati suri" karena sejumlah kendala."Saat ini baru 90 kilometer lintasan yang ef

  • satu minggu lalu

    Tambak Udang Panamae di Sumbar Tak Memiliki Izin

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat  ada 17 usaha tambak udang vaname yang tidak me

  • 2 minggu lalu

    Perhutanan Sosial di Sumbar Bisa Bertambah

    PADANG (EKSPOSnews): Luas areal hutan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui program Perhutanan Sosial di Sumatera Barat (Sumbar) bisa bertambah karena masih te

  • 2 minggu lalu

    Mengembangkan Wisata Bahari di Agam

    AGAM (EKSPOSnews): Nagari atau desa adat Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terletak di pinggir pantai Samudra Hindia dan berada di daerah perbatasan antara Kabup

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99